Kriminal
Terbongkarnya Kedok si Dokter Gadungan
Dunia sepakbola tanah air tengah geger dengan dokter gadungan alias palsu di kubu klub Liga 1, PS Sleman (PSS), yang kedoknya telah terbongkar ...
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Muliadi Gani
PROHABA.CO - Dunia sepakbola tanah air tengah geger dengan dokter gadungan alias palsu di kubu klub Liga 1, PS Sleman (PSS), yang kedoknya telah terbongkar.
Selain PT LIB, pihak manajemen PSS juga menelusuri institusi terkait yang mengeluarkan ijazah, sertifi kat kompetensi, Surat Keterangan Registrasi (STR), dan Surat Izin Praktik (SIP) dari Elwizan Aminuddin.
Setelah penelusuran telah dilakukan, pihak PSS mengonfi rmasi bahwa Amin memang tak memiliki ijazah kedokteran yang terdaftar.
"Kami membawa berkas lengkap dari internal PT PSS berupa kontrak kerja dari yang bersangkutan," ujar Direktur Operasional PT PSS, Hempri Suyatna, soal kasus Elwizan Aminuddin dikutip dari situs resmi klub, Jumat (2/12/2021).
"Kemudian berkas verifi - kasi keabsahan ijazah No: 5752/UN11/WA.01.00/2021 dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh yang menyatakan ijazahnya palsu," ujarnya.
Hal ini begitu menyita perhatian publik sepakbola tanah air karena tugas dokter menyangkut kesehatan dan keselamatan pemain.
Sorotan kasus ini kian membesar karena Elwizan Aminuddin telah malangmelintang di Liga 1 bahkan pernah bertugas di timnas Indonesia.
Baca juga: Pria asal Bireuen Nekat Palsukan Ijazah FK USK, 11 Tahun Jadi Dokter Gadungan
Bahkan hampir sebelas tahun jadi dokter gadungan di dunia sepakbola Indonesia.
Elwizan adalah dokter tim PSS Sleman yang mengaku sebagai lulusan USK Banda Aceh.
Namun, ijazah miliknya ternyata tidak terdaftar.
Hal ini sudah dikonfi rmasi langsung oleh Satgas Covid-19 LIB.
Setelah kedoknya terbongkar, Elwizan Aminuddin sendiri sudah menyatakan mundur sebagai dokter klub PSS.
Saat diwawancarai Tribun Jogja, Elwizan Aminudin mengaku dia terjun ke dunia sepakbola karena cinta.
Elwizan memilih sepakbola, meskipun ditentang oleh orang tua.
Elwizan Aminudin yang kedoknya terbongkar sebagai dokter palsu dan dikonfi rmasi oleh PT LIB itu menyebut, sepakbola adalah cita-cita dan jalan hidupnya.
"Ini adalah cita-cita saya yang tertunda.
Baca juga: Azis Syamsuddin Bantah 3 Saksi Lain, Hakim: Ada yang Beri Keterangan Palsu
Dulu saya memiliki cita-cita menjadi pesepak bola, tapi orang tua saya melarang,” tutur Elwizan sebagaimana dikutip dari wawancara dia di Tribun Jogja.
Terungkapnya kasus dokter gadungan ini setelah seorang kardiolog berkicau di Twitter bahwa Elwizan Aminuddin bukanlah dokter dan tak pernah kuliah di fakultas kedokteran.
Terkini, Elwizan tercatat sebagai dokter klub di PS Sleman.
Kronologi terbongkar Kasus ini pertama kali mencuat dari kicauan seorang kardiolog, Muhammad Iqbal Amin, melalui akun Twitter pribadinya, @iqbalamin89.
Nama Elwizan Aminuddin diyakini tidak terdaftar di aplikasi Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), maupun Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Sementara, Elwizan Aminuddin diketahui telah bekerja dengan beberapa klub Liga 1 seperti Madura United, Bali United, dan Barito Putera.
Tak hanya itu, Amin bahkan pernah menjabat sebagai dokter timnas Indonesia U16 dan U19.
Baca juga: Sindikat Penipuan Berlian Palsu Diringkus Polisi, Korbannya Penumpang Pesawat
Kegaduhan yang terjadi kemudian membuat PT LIB selaku operator kompetisi Liga 1 turun tangan guna melakukan penyelidikan, dibantu oleh Satgas Covid-19 LIB.
Berdasarkan penelusuran PT LIB, terbukti bahwa Elwizan Aminuddin tidak memiliki ijazah kedokteran yang terdaftar.
Temuan tersebut juga sudah dikonfirmasi sendiri oleh Direktur Utama PT LIB, Ahmad Hadian Lukita.
Akibat insiden ini, PT LIB juga akan melakukan verifikasi kepada masing-masing klub. Baik klub Liga 1 hingga Liga 2 akan dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa tak ada lagi kejadian seperti ini.
"Lebih tepatnya PT LIB akan berkomunikasi dengan klub-klub agar klub memverifikasi keabsahan ijazah tim medis," kata Akhmad Hadian seperti dikutip dari BolaSport.com.
"Hal ini akan dilakukan masing-masing klub.
Selanjutnya, nanti akan dicek juga oleh tim Satgas Covid 19 PT LIB," tuturnya.
Kasus Elwizan Aminuddin yang memiliki ijazah palsu ini langsung dilaporkan ke pihak PSSI untuk segera ditindaklanjuti. (dik)
Baca juga: Petugas Jaga Cetak Uang Palsu di Kantor Camat
Baca juga: Sindikat Tes PCR Palsu di Bandara Halim Diciduk, 8 Dari 11 Surat Lolos Pemeriksaan
Baca juga: Komplotan Pembuat Surat Swab Antigen dan PCR Palsu Ditangkap Polisi, Aksinya Sejak Maret Lalu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Elwizan-Aminudin-Dokter-Gadungan-yang-jadi-skandal-sepakbola-nasional.jpg)