Breaking News:

Kriminal

Sediakan Video Vulgar Berbayar di Telegram, Warga Pidie Diciduk Polisi

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh mengamankan seorang tersangka berinisial ZH (20) dalam kasus tindak pidana Informasi ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh mengamankan satu tersangka berinisial ZH (20) dalam kasus tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Rabu (22/12/2021). Tersangka menyediakan konten-konten video vulgar berbayar di aplikasi Telegram. 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh mengamankan seorang tersangka berinisial ZH (20) dalam kasus tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Rabu (22/12/2021).

Pemuda ini melakukan tindak pidana tersebut dengan cara menyediakan konten-konten video vulgar berbayar di aplikasi Telegram.

"Benar, ada satu warga Pidie yang diamankan terkait kasus ITE.

Yang bersangkutan melakukan transaksi video vulgar berbayar di akun Telegram," kata Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Sony Sonjaya SIK dalam keterangannya, Rabu (22/12/2021) malam.

Sony menjelaskan, penangkapan ZH berdasarkan informasi yang diperoleh saat petugas melaksanakan patroli siber pada 17 November 2021, di mana ditemukan akun media sosial Telegram atas nama DESAHAN VVIP dengan Username Becekmin.

Baca juga: Sharon Stone Dibohongi Sutradara Basic Instinct untuk Adegan Vulgar

Baca juga: Perempuan Pemeran Video Syur di Bandara Yogya Diciduk Polisi

Modusnya adalah menawarkan paket-paket konten video vulgar dan join ke grub yang di dalamnya berisi video vulgar dengan pembayaran tranfer via bank, ovo/dana, dan bisa juga dengan transfer pulsa.

Setelah dilakukan penyelidikan, kata Sony, akhirnya ZH diamankan di sebuah warung makan Ayam Penyet Kota Mini, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas adalah KTP tersangka, dua unit handphone, satu unit sepeda motor merek Scoopy beserta STNK, satu buku tabungan BCA, dan satu ATM BSI.

Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Atas Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. (dan)

Baca juga: Perekam Video Mesum Siswa Berseragam SMK Ditangkap

Baca juga: Video Mesum Anggota DPRD Sumenep, BK Cari Pembuatnya

Baca juga: Ingin Cepat Menikah, Happy Asmara Mengaku Tak Ada Lelaki yang Suka

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved