Breaking News:

Kecelakaan

Lagi, Kereta Api Krueng Geukueh Renggut Nyawa

Kereta api perintis trayek supersingkat Krueng Geukeuh-Krueng Mane (hanya 11,3 km) kembali merenggut korban nyawa manusia. Korban kali ini bernama ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: KIRIMAN WARGA
Aparat bersama warga berdatangan ke lokasi kereta api menabrak sepeda motor di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Rabu (12/1/2022). Satu pengendara sepmor meninggal dalam insiden ini. 

PROHABA.CO, LHOKSEUMAWE - Kereta api perintis trayek supersingkat Krueng Geukeuh-Krueng Mane (hanya 11,3 km) kembali merenggut korban nyawa manusia.

Korban kali ini bernama Ichsan Chairi (33), warga Gampong Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Ia meninggal dunia setelah tertabrak kereta api saat naik sepeda motor (sepmor) miliknya, Rabu (12/1/2022) sekira pukul 17.00 WIB.

Insiden itu terjadi di perlintasan kereta api Desa Glumpang Sulu Timur, Kecamatan Dewantara.

AKP Vifa Fibriana Sari selaku Kasat Lantas Polres Lhokseumawe mengatakan, kecelakaan itu berawal saat Kereta Api Perintis Aceh Cut Meutia Nomor Lambung: K3.3.13.09 melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Krueng Mane ke stasiun utama di Krueng Geukeuh.

Menurut Vifa, menjelang kejadian sepmor yang dikendarai Ichsan naik ke perlintasan kereta api dari arah utara menuju selatan.

Baca juga: Digilas Kereta Api, Pria 28 Tahun Tewas di Medan

Baca juga: Mobil Sedan Ditabrak Kereta Api Kuala Stabas di Lampung, 2 Orang Mahasiswa Tewas di TKP

"Karena jarak antara kereta api dengan korban sudah sangat dekat, mu-sibah pun tak terelakkan,” ujar AKP Vifa Fibriana.

Di lokasi kejadian saat itu, kata Vifa, lantaran jarak yang sudah dekat, hanya lebih kurang 5 meter lagi, kereta api menabrak Ichsan yang sedang mengendarai Honda Supra X125 warna hitam BL 6899 OB.

Ini bukan peristiwa pertama di perlintasan kereta api tersebut. Setidaknya sudah empat kali terjadi kereta menabrak sepeda motor yang nekat melintas.

Namun, dalam beberapa kejadian ada pengendara yang berhasil lari menyelamatkan diri dan hanya sepmornya saja yang rusak tertabrak kereta.

Belajar dari peristiwa yang berulang tersebut, AKP Vifa Fibriana mengingatkan masyarakat agar ekstrahatihati saat hendak menyeberangi perlintasan kereta api.

Saat ini, pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan dan penyidikan, serta membuat surat permintaan visum.

“Termasuk meminta keterangan saksi-saksi untuk keperluan lainnya,” demikian AKP Vifa Fibriana. (jaf)

Baca juga: Pasutri Terjebak Dalam Mobil dan Dihantam Kereta Api Kecepatan Tinggi

Baca juga: Hendak Edarkan Sabu, Dua Residivis Ditangkap, 9 Paket Barang Bukti Diamankan

Baca juga: Diduga Pria Tewas Terjebak Kebakaran Hebat Pada Jumat Dini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved