Breaking News:

Seorang Pemotor Bawa Peti Mati Melewati Jalan Rusak

Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga, menanggapi video seorang pemotor membawa peti mati dan salib di Dusun Bulu Malando, Nagori Parmonangan,

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/TEGUH PRIBADI
Foto: Tangkapan Layar video dari akun Facebook. Seorang pemotor membawa peti dan salib di Dusun Bulu Malanda, Nagori Parmonangan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun. 

PROHABA.CO, SIMALUNGUN - Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga, menanggapi video seorang pemotor membawa peti mati dan salib di Dusun Bulu Malando, Nagori Parmonangan, Kecamatan Dolok Panribuan, Sumatera Utara.

Menurut Radiapoh, jalan ke dusun tersebut seharusnya dapat dilalui kendaraan roda empat.

Sebab, kata dia, selama ini program Marharoan Bolon (Gotong Royong) oleh masyarakat dan pemerintah nagori secara swadaya di dusun-dusun selalu digalakkan.

"Saya belum paham betul dengan ruas jalan Dusun Bulu Malando tapi kalau roda empat rata rata dengan dampak Marharoan Bolon sudah bisa dilewati dengan kendaraan.

Kalau kita perhatikan jalan itu seharusnya masih bisa dilewati kendaraan roda empat," tulis Radiapoh dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (13/1).

Bupati Simalungun yang dilantik 26 April 2021 ini mengakui, infrastruktur jalan di Kabupaten Simalungun hampir 70 persen mengalami kerusakan.

Oleh karenanya, infrastruktur jalan di Simalungun menjadi prioritas pihaknya.

Baca juga: Terungkap, Pengirim Dua Peti Mati Hanya Rekayasa

"Kita akui Simalungun memang hampir 70 persen infrastruktur jalan mengalami kerusakan dan inilah prioritas utama kita ke depan," katanya.

Begitupun, ia akan menjadwalkan kunjungan ke Dusun Bulu Malando dalam pekan ini untuk memastikan kondisi jalan tersebut.

"Minggu ini saya sudah agendakan berangkat ke sana," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved