Rabu, 3 Juni 2026

Luar Negeri

Harga Sebuah Nangka di Pasar London Rp 3 Juta

Foto buah nangka (jack fruit) itu diambil oleh reporter BBC Ricardo Senra dan menjadi viral di Twitter negara asalnya, Brasil, yang disebar hingga ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: TWITTER/RICARDO SENRA VIA BBC INDONESIA
Nangka seharga Rp 3,1 juta di pasar London, Inggris, bikin heboh warga Brasil, karena di sana, seperti halnya di Indonesia, harga nangka hanya Rp 20.000 per buah. 

PROHABA.CO, LONDON - Foto buah nangka (jack fruit) itu diambil oleh reporter BBC Ricardo Senra dan menjadi viral di Twitter negara asalnya, Brasil, yang disebar hingga 100.000 kali.

Buah nangka itu dijual seharga sekitar Rp 3,1 juta (160 pounds) di Pasar Borough, salah satu pasar makanan terbesar dan tertua di London.

Label harga yang terlalu mahal itu telah mengejutkan pengguna Twitter, banyak yang bercanda bahwa mereka akan terbang ke Inggris untuk menjadi “jutawan” dengan menjual nangka.

Sebenarnya, buah nangka segar dapat ditemukan di banyak wilayah di Brasil dengan harga sekitar Rp 20.000, dan juga terjangkau di banyak negara tropis lainnya.

Buah itu bahkan dapat dipetik secara gratis dari pohon di banyak tempat, bahkan sebagianbesar setidaknya di Brasil  dibiarkan membusuk di jalanan.

Jadi, apa yang menyebabkan satu buah nangka yang dianggap “eksotis” oleh sebagian konsumen bisa menjadi begitu mahal? Dan mengapa permintaan internasional untuk buah itu meningkat baru-baru ini? Pertama-tama, penting untuk mengingat aturan dasar: tempat penjualan memengaruhi harga dan ini berlaku untuk produk apa pun.

“Bahkan di Brasil, harga nangka bervariasi. Ada tempat yang memungkinkan untuk memetiknya dari pohon secara gratis.

Baca juga: Merasa Tua Sejak Usianya Masih Kecil, Umay Shahab Sukses Jadi Sutradara Berkat Hal Ini

Di tempat lain, harganya sangat mahal,” kata Sabrina Sartori, CEO Estancia das Frutas, sebuah perusahaan perkebunan yang menjadi rumah bagi 3.000 spesies buah di negara bagian Sao Paulo.

Faktor lain, nangka tidak dapat ditanam secara komersial di negara-negara yang lebih dingin seperti Inggris.

Namun, ada faktor yang lebih penting dari itu.

Perdagangan internasional nangka, khususnya, cukup kompleks dan berisiko, kata para ahli, karena beberapa alasan, termasuk sifatnya yang mudah rusak, musim, dan volumenya.

“Nangka sangat berat, cepat matang, dan memiliki aroma khas yang tidak menyenangkan semua orang,” tambah Sartori.

Dengan berat hingga 40 kg, buah yang berasal dari Asia ini sangat mudah rusak dan memiliki umur simpan yang pendek di supermarket.

Nangka, yang sering dianggap sebagai buah umum, dan biasa saja di negara-negara asalnya, telah mengalami peningkatan permintaan di negara-negara maju.

Khususnya, didorong oleh kelompok vegetarian dan vegan, yang menganggapnya sebagai alternatif daging.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved