Rabu, 20 Mei 2026

Rusia vs Ukraina

Rusia vs Ukraina : Update Hari Ke-15, Berikut Peristiwa yang Terjadi

Invasi Rusia ke Ukraina sejak Kamis (24/2/2022) kini memasuki hari ke-15.

Tayang:
Editor: IKL
AFP/DANIEL MIHAILESCU
Pengungsi yang datang dari Ukraina berjalan di perbatasan Ukraina-Rumania di Siret pada 02 Maret 2022. - Pengungsi dari Ukraina berduyun-duyun ke Rumania untuk menghindari invasi Rusia -- dan menghindari kemacetan besar di perbatasan Polandia. (Photo by Daniel MIHAILESCU / AFP). 

PROHABA.CO - Perang yang berkobar di Ukraina masih menjadi perhatian internasional.

Invasi Rusia ke Ukraina sejak Kamis (24/2/2022) kini memasuki hari ke-15.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyebut serangan Rusia di sebuah rumah sakit bersalin di Mariupol sebagai bukti genosida.

The Guardian tidak dapat memverifikasi lebih lanjut, tetapi video yang diterbitkan Associated Press menunjukkan beberapa orang terluka di lokasi serangan di rumah sakit.

Bocah Ukraina
Seorang bocah Ukraina melihat ke luar jendela bus di Korczowa, Polandia, pada 5 Maret 2022. - Hampir 1,37 juta pengungsi telah meninggalkan Ukraina dalam seminggu sejak invasi, dengan lebih dari setengahnya pergi ke Polandia, menurut badan pengungsi PBB . (Photo by JANEK SKARZYNSKI / AFP) (AFP/JANEK SKARZYNSKI).

Lebih dari 40.000 warga sipil dievakuasi di Ukraina pada Rabu (9/3/2022).

Berikut ini Tribunnews.com rangkum beberapa peristiwa yang terjadi selama invasi Rusia ke Ukraina di hari ke-15, dikutip The Guardian.

- Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menyebut serangan Rusia di sebuah rumah sakit bersalin di Mariupol sebagai "bukti akhir genosida".

"Rumah sakit anak-anak dan bangsal bersalin di kota Ukraina selatan dihancurkan oleh serangan udara Rusia pada Rabu sore (9/3/2022)," kata para pejabat Ukraina.

Zelensky mengatakan anak-anak terkubur di bawah reruntuhan.

Gubernur regional mengatakan 17 orang terluka.

“Rumah sakit anak, bangsal bersalin. Bagaimana mereka mengancam Federasi Rusia?," tanya Zelensky.

The Guardian tidak dapat sepenuhnya memverifikasi akun pejabat Ukraina.

Video yang diterbitkan oleh Associated Press menunjukkan beberapa orang terluka di lokasi serangan di rumah sakit.

- Para pejabat Barat memperingatkan "keprihatinan serius" mereka bahwa Vladimir Putin dapat menggunakan senjata kimia di Kyiv.

Dalam sebuah penilaian, mereka mengatakan serangan "benar-benar mengerikan" di Ibu Kota Ukraina dapat dilepaskan ketika pasukan Rusia berusaha mengatasi masalah logistik yang tampaknya mengganggu pasukan menuju Kyiv.

Baca juga: Presiden Amerika Serikat Mengumumkan akan Menghentikan Impor SDA dari Rusia

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved