Internasional
Serangan Udara Rusia Hantam RS Bersalin Ukraina, 17 Terluka
Serangan udara Rusia menghancurkan sebuah rumah sakit bersalin pada Rabu (9/3) di kota pelabuhan Mariupol yang terkepung, setelah peringatan ...
Warga sipil yang meninggalkan pinggiran Kyiv, Irpin, terpaksa menyeberangi papan kayu licin dari jembatan darurat, karena Ukraina meledakkan jembatan beton yang mengarah ke Kyiv beberapa hari yang lalu untuk memperlambat kemajuan Rusia.
“Kami memiliki waktu yang singkat saat ini,” kata Yevhen Nyshchuk, anggota pasukan pertahanan teritorial Ukraina.
“Bahkan jika ada gencatan senjata sekarang, ada risiko tinggi peluru jatuh setiap saat.”
Baca juga: Tabrakan Maut di Bireuen, 1 Meninggal 1 Luka Parah, Truk Kontra Becak dan Sepmor
Upaya sebelumnya untuk membangun koridor kemanusiaan evakuasi yang aman selama beberapa hari terakhir sebagian besar gagal.
Ukraina menuding itu karena serangan Rusia.
Tapi Putin, dalam panggilan telepon dengan kanselir Jerman, menuduh militan nasionalis Ukraina menghambat evakuasi.
Di Mariupol, sebuah kota strategis berpenduduk 430.000 orang di Laut Azov, pihak berwenang setempat bergegas menguburkan orang mati dari pertempuran dua minggu terakhir di kuburan massal.
Pekerja kota menggali parit sepanjang sekitar 25 meter (meter) di salah satu kuburan tua kota dan membuat tanda salib saat mereka mendorong tubuh yang dibungkus karpet atau tas ke tepi.
Sekitar 1.200 orang tewas dalam pengepungan kota selama sembilan hari, klaim kantor Zelenskyy sebagaimana dilansir AP.(kompas.com)
Baca juga: Ingin Ikuti Jejak Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier Akui Uangnya Belum Cukup Untuk Beli Klub Bola
Baca juga: Kisah Nyata Kehidupan Seorang Wanita Berkaki 4, Hidup Sebagai Atraksi Sirkus
Baca juga: Al Quran Surat Al Maidah Ayat 114, Inilah bacaan doa mohon rezeki
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Pekerja-darurat-Ukraina-dan-sukarelawan-membawa-seorang-wanita-hamil-yang-terluka.jpg)