Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Jepang, Dua Tewas dan 90 Luka

Gempa Jepang bermagnitudo 7,3 pada Rabu (16/3) malam menyebabkan dua orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Bencana alam yang terjadi di wilayah

Editor: Muliadi Gani
FOTO: CHANNELNEWSASIA.COM
Sebuah swalayan porak poranda usai diguncang gempa 7,3 magnitudo. 

PROHABA.CO, FUKUSHIMA - Gempa Jepang bermagnitudo 7,3 pada Rabu (16/3) malam menyebabkan dua orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Bencana alam yang terjadi di wilayah timur Jepang itu juga sempat memicu peringatan tsunami, tetapi kemudian dicabut pada Kamis (17/3).

Peringatan tsunami Jepang dicabut pada Kamis dini hari setelah pihak berwenang mencatat ketinggian air hingga 30 cm lebih tinggi dari biasanya di beberapa daerah.

Beberapa guncangan kecil terus melanda wilayah itu sepanjang Rabu malam dan Kamis pagi hari.

Laporan awal kerusakan tampak relatif kecil dan para petugas terkait mengatakan, tidak ada anomali di pembangkit nuklir.

Baca juga: Gempa Mengguncang Afghanistan, 26 Tewas

"Kami melakukan yang terbaik untuk menilai tingkat kerusakan," kata juru bicara pemerintah Hirokazu Matsuno dikutip dari AFP.

"Gempa susulan besar sering terjadi beberapa hari setelah gempa pertama, jadi harap menjauh dari bangunan yang roboh dan tempat-tempat berisiko tinggi lainnya," tambahnya.

Sebanyak dua orang yang tewas dalam gempa Jepang masing-masing satu di Fukushima dan satu di Miyagi yang berdekatan, menurut Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana.

Lebih dari 90 orang terluka di beberapa wilayah. Gempa Jepang 16 Maret berpusat pada kedalaman 60 kilometer di lepas pantai Fukushima, dan beberapa menit sebelumnya didahului gempa bermagnitudo 6,1 di daerah yang sama, kata Badan Meteorologi Jepang.

Baca juga: Gempa M 7,4 Guncang NTT, Warga Panik hingga Mengungsi ke Ketinggian

Gempa Jepang Fukushima ini terjadi hanya beberapa hari setelah "Negeri Sakura" memperingati 11 tahun gempa Tohoku yang memicu tsunami mematikan dan bencana nuklir Fukushima.

Guncangan gempa Jepang terkini juga mengguncang ibu kota dan untuk sementara membuat sebagian Tokyo serta daerah lain gelap gulita.

Sekitar dua juta rumah mati listrik di ibu kota dan di lokasi lain tak lama setelah gempa Fukushima Jepang terjadi, tetapi secara bertahap menyala lagi sepanjang malam.

Sekitar 35.600 rumah di daerah Miyagi dan Fukushima masih tanpa listrik pada Kamis pagi, kata perusahaan listrik TEPCO terkait info gempa Jepang kemarin. (kompas.com)

Baca juga: Gempa 5,9 SR Landa Australia, Getaran Seperti Pesawat Menderu di Atas Rumah

Baca juga: Gempa Berkekuatan 6,0 Magnitudo Guncang Australia, Bangunan Rusak, Warga Melbourne Berlari ke Jalan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved