Sabtu, 13 Juni 2026

Luar Negeri

168 Hilang Setelah Serangan Mematikan ke Kereta Nigeria

Sekitar 168 orang masih hilang di Nigeria setelah serangan mematikan di kereta yang sibuk pekan lalu, kata perusahaan kereta api negara itu ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
NRC via BBC
Gubernur negara bagian Kaduna mencurigai kelompok Islam Boko Haram yang bekerja sama dengan geng penculik sebagai pelaku penyergapan kereta Nigeria pada 28 Maret. 

PROHABA.CO, ABUJA - Sekitar 168 orang masih hilang di Nigeria setelah serangan mematikan di kereta yang sibuk pekan lalu, kata perusahaan kereta api negara itu.

Tidak jelas berapa banyak dari 168 telah diculik untuk tebusan-beberapa mungkin telah pulang tanpa memberitahu pihak berwenang.

Orang-orang bersenjata meledakkan bagian dari jalur antara ibu kota, Abuja, dan kota utara Kaduna Senin lalu. Selama insiden itu, setidaknya delapan penumpang tewas.

Seorang penyintas mengatakan kepada BBC bagaimana keputusan untuk mengubah gerbong bisa menyelamatkan hidupnya, dan keluarganya.

"Saya senang bahwa saya hidup dan sehat," katanya tanpa menyebut nama sebagaimana dilansir BBC pada Senin (4/4).

"Tapi saya merasa sangat sedih untuk mereka yang tewas dan terluka-itu bisa saja saya," kata pria itu, yang hampir ketinggalan kereta, tetapi berlari bersama istri dan dua anaknya untuk mengejarnya tepat pada waktunya.

Begitu naik, keluarga itu berjalan dari satu gerbong ke gerbong lain setelah sesama penumpang mengatakan bahwa mereka menempati kursi yang salah.

Baca juga: Gedung 21 Lantai Ambruk di Nigeria, 6 Orang Tewas

Mereka tadinya duduk di gerbong 17, yang merupakan salah satu yang diserang, tetapi pindah ke gerbong 12.

"Kami mendengar ledakan keras sekitar pukul 19.45 waktu setempat, itu mengguncang kereta dan kemudian kereta berhenti," katanya.

Tiba-tiba terdengar suara tembakan dari arah yang berbeda saat para penyerang mengepung kereta.

"Saya mengumpulkan keluarga saya dan kami berbaring di lantai kereta seperti yang kami lihat penumpang lain lakukan," lanjutnya.

Lebih lanjut kata dia, tampaknya orang-orang bersenjata memaksa masuk ke dalam gerbong setelah beberapa waktu.

Penyintas dan keluarganya mengaku mendengar orang-orang meneriakkan perintah kepada penumpang di gerbong lain.

Ada beberapa tembakan di dalam gerbong juga.

"Orang-orang diperintahkan keluar dari gerbong dan dibawa ke semak-semak.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved