Selasa, 28 April 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Rusia Bantah Serang Stasiun KA di Kramatorsk Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia membantah klaim yang datang dari Ukraina bahwa salah satu misilnya menargetkan stasiun kereta api (KA) di Kota Kramatorsk

Editor: Muliadi Gani
FADEL SENNA
Seorang polisi Ukraina berdiri di dekat mayat yang ditutupi lembaran plastik setelah serangan roket menewaskan sedikitnya 35 orang pada Kamis (8/4/2022), di sebuah stasiun kereta api di Kramatorsk, Ukraina timur, yang digunakan untuk evakuasi sipil. 

Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam serangan itu sebagai "tindakan agresi barbar" dan mengatakan bahwa itu hanya membuktikan bahwa Rusia benar untuk meluncurkan operasi militernya untuk melindungi dua republik Donbass yang sebelumnya diakui.

"Kami yakin bahwa pihak berwenang Kiev tidak akan lolos dari keadilan," kata pernyataan kementerian Luar Negeri.

Rusia diketahui telah menyerang Ukraina sejak 24 Februari 2022.

Rusia kini menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.

Kyiv menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan telah membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.(kompas.com)

Baca juga: Ukraina : Telah Ditemukan Lebih dari 1.200 Mayat Ditemukan di Dekat Kyiv

Baca juga: Borodianka Ukraina Hancur dan Tidak Bisa Dihuni Lagi

Baca juga: Rusia Siapkan Serangan Besar ke Ukraina Timur

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved