Helikopter Militer Ukraina Serang Rumah Penduduk di Perbatasan Rusia, Tujuh Orang Terluka

Helikopter militer Ukraina membalas serangan Rusia dengan menggempur rumah penduduk di wilayah perbatasan Rusia pada Kamis (14/4/2022) ...

Editor: Muliadi Gani
AP
Gambar yang dirilis pada hari Kamis (14/4/2022) oleh Kementerian Pertahanan Ukraina menunjukkan kendaraan militer Rusia menuju Izyum, di jembatan yang diledakkan di wilayah Kharkiv. 

PROHABA.CO, DUBLIN - Helikopter militer Ukraina membalas serangan Rusia dengan menggempur rumah penduduk di wilayah perbatasan Rusia pada Kamis (14/4/2022).

Para pejabat Rusia mengatakan helikopter Ukraina membombardir rumah penduduk dan melukai tujuh orang di wilayah Bryansk.

Itu menjadi serangan terbaru lintas perbatasan yang menurut Moskow dapat memicu serangan balasan ke Kiev.

Gubernur wilayah Belgorod mengatakan sebuah desa di sana juga diserang, tetapi tidak ada yang terluka.

Kementerian pertahanan Ukraina telah menolak mengomentari beberapa insiden perbatasan.

Seperti serangan terhadap depot bahan bakar di Kota Belgorod, Rusia awal bulan ini dan tidak segera menanggapi permintaan komentar atas laporan serangan lintas perbatasan terbaru itu, lansir AP.

"Pada 14 April 2022, menggunakan dua helikopter tempur yang dilengkapi dengan senjata berat, personel militer Angkatan Bersenjata Ukraina secara ilegal memasuki wilayah udara Federasi Rusia," kata investigasi Rusia.

Baca juga: Rusia Keberatan Swedia dan Finlandia Gabung ke NATO, Jika Nekat Bakal Dirudal

“Bergerak di ketinggian rendah, mereka melakukan setidaknya enam serangan udara terhadap bangunan tempat tinggal di Desa Klimovo,” katanya.

Enam bangunan rusak dan tujuh orang terluka, kata pernyataan itu.

Seorang pejabat kementerian kesehatan mengatakan dua orang terluka parah, lapor kantor berita RIA.

Otoritas wilayah Bryansk menutup sekolah karena takut akan terjadi serangan lebih lanjut, lapor kantor berita TASS.

Kendaraan rusak ketika sebuah pos perbatasan ditembaki mortir dari Ukraina dekat Klimovo pada Rabu (13/4/2022), kata dinas keamanan FSB Rusia kepada televisi pemerintah.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kelanjutan dari sabotase dan serangan oleh pasukan Ukraina dapat memicu serangan di Kiev.

“Jika insiden seperti itu berlanjut, maka konsekuensi serangan itu akan dibalas dengan menyerang Kiev, yang sampai saat ini ditahan oleh tentara Rusia,” kata kementerian pertahanan.

Baca juga: Dikepung di Kota Mariupol, Ribuan Marinir Ukraina Menyerah ke Tentara Rusia

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved