Selasa, 2 Juni 2026

Luar Negeri

Hujan Jutaan Ekor Ikan Gemparkan Honduras

Fenomena hujan ikan yang terdiri atas jutaan ekor ikan terjadi di Desa Yoro, sebuah kota kecil di Honduras Utara, Amerika Tengah ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Foto: iOutdoor
Fenomena hujan ikan di Honduras mukjizat Tuhan? Begini penjelasan ilmiahnya 

Sampai sekarang, masyarakat yang tinggal di Yoro masih melaporkan bahwa ikan jatuh dari langit setidaknya sekali atau dua kali dalam setahun.

Namun, standar kehidupan di wilayah ini tidak banyak berubah sejak pertengahan 1800-an.

Orang Yoro masih menghadapi kelangkaan makanan yang para dan sebagian besar makanan sehari-hari mereka terdiri atas jagung dan kacang-kacangan.

Tim ilmuwan dan ahli biologi dari National Geographic datang ke Yoro pada 1970-an.

Baca juga: Rokok di Kokpit Sebabkan Pesawat EgyptAir Jatuh, 66 Penumpang Tewas

Mereka menyaksikan ketika ikan tiba-tiba muncul di jalanjalan kota.

Pada saat itu, bahkan mereka tidak dapat memberikan penjelasan ilmiah yang valid, bagaimana ini mungkin terjadi.

Fenomena semacam ini tidak hanya unik di Desa Yoro.

Sementara itu, jenis badai “hujan hewan” serupa dilaporkan dari Australia pada 25 Februari 2010.

Disebutkan bahwa ikan mulai berjatuhan dari langit di kota kecil Lajamanu di wilayah utara Australia.

Berkaca dari kejadian di Negeri Kanguru, teori-teori ilmiah yang lebih layak disajikan dapat menjelaskan fenomen hujan ikan di Honduras sehingga lebih masuk akal.

Salah satu penjelasan yang paling mungkin dari hujan ikan di Honduras adalah bahwa hal itu terjadi ketika sejumlah besar hujan mulai turun dan membanjiri jalan-jalan.

Dengan cara itu, ikan terpaksa pindah karena banjir.

Saat banjir cepat surut, ikan pada dasarnya terperangkap di jalanjalan kota.

Teori lain yang disajikan tampaknya lebih kuat lagi. Hujan ikan adalah hasil dari jenis tornado yang disebut ‘’waterspouts.”

Waterspouts terbentuk dengan perubahan cepat dan besar dalam tekanan atmosfer di atas permukaan air.

Baca juga: Alami KDRT, Wanita asal Agara Dipulangkan dari Thailand

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved