Rabu, 29 April 2026

Tiga Kasus Kematian Diduga akibat Hepatitis Akut Misterius

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta masih terus menginvestigasi faktor risiko

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
DOK. Humas Kemenkes
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi 

Hanifah mengatakan, saat ini Kemenkes sudah turun ke RSCM utuk melakukan penyelidikan epidemiologi guna mengetahui penyebab tiga kejadian kematian ini.

Baca juga: Apakah Vaksin Hepatitis A dan B Mampu Lindungi Anak dari Hepatitis Akut?

Jadi kasus yang kita sudah temukan ini baru dugaan kuat bahwa ini Hepatitis yang berat yang tadi dikatakan menimpa banyak negara," ungkap Hanifah.

Tidak ada kaitannya dengan vaksinasi Covid-19 Hanifah selaku Lead Scientist untuk kasus Hepatitis Akut juga membantah adanya kaitan antara vaksinasi Covid-19 dengan penyakit Hepatitis Akut pada anak yang belum diketahui penyebabnya. “Kejadian ini dihubungkan dengan vaksin Covid-19 itu tidak benar.

Karena kejadian saat ini tidak ada bukti bahwa itu berhubungan dengan vaksinasi Covid-19,” kata Hanifah.

Ia pun menyampaikan yang terjadi adalah kondisi koinsiden (bersamaan). Hanifah juga mengatakan, sebagai upaya peningkatan kewaspadaan, pencegahan dan pengendalian infeksi Hepatitis Akut pada anak, pemerintah telah menerapkan beberapa hal.

Ini Imbauan Dinkes Di antaranya dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang kewaspadaan terhadap penemuan kasus hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology).

Selain itu, Kemenkes telah menunjuk Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr. Sulianti Saroso dan Laboratorium Fakultas Kedokteran UI sebagai laboratorium rujukan untuk pemeriksaan spesimen.

"Pemerintah juga meminta seluruh tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menerapkan pencegahan dan pengendalian infeksi, khususnya untuk infeksi virus.

Selain itu juga diharapkan adanya rumah sakit rujukan di setiap kabupaten," ucap dia.

(kompas.com)

Baca juga: Gejala dan Cara Cegah Hepatitis Akut Misterius: Cuci Tangan dan Tidak Bergantian Alat Makan

Baca juga: Rusia Simulasikan Serangan Nuklir Melenyapkan Inggris

Baca juga: Bus Putra Pelangi dan Toyota Innova Tabrakan, Empat Orang Terluka

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved