Luar Negeri

Bangkai Cumi-Cumi Raksasa Ditemukan di Afrika Selatan

Bangkai cumi-cumi raksasa ditemukan di Long Beach, Kommetjie, Afrika Selatan pada 30 April lalu. Cumi-cumi raksasa yang terdampar tersebut memiliki

Editor: Muliadi Gani
FOTO: ALISON PAULUS VIA LIVE SCIENCE
Bangkai cumi-cumi raksasa di Afrika Selatan. Cumi-cumi dengan anjang tubuh sekitar 2,2 meter dan tentakel hinga 3,5 meter ini ditemukan mati terdampar. 

PROHABA.CO, CAPE TOWN - Bangkai cumi-cumi raksasa ditemukan di Long Beach, Kommetjie, Afrika Selatan pada 30 April lalu.

Cumi-cumi raksasa yang terdampar tersebut memiliki panjang tubuh sekitar 2,2 meter, dengan tentakel hingga 3,5 meter.

“Sungguh luar biasa untuk dilihat,” ujar Alison Paulus, seorang penduduk Cape Town dan pendiri organisasi konservasi satwa liar Volunteer and Explore seperti dikutip dari Live Science, Kamis (5/5/2022).

Adapun cumi-cumi raksasa merupakan salah satu hewan yang paling sulit dipahami di planet ini.

Hewan ini adalah penghuni laut dalam yang hidup dikedalaman laut antara 1.000 hingga 3.000 kaki atau sekitar 300 hingga 1.000 meter, serta jarang naik ke permukaan laut.

Selama berabad-abad, satu-satunya informasi yang dimiliki para ilmuwan tentang makhluk misterius, cumi-cumi raksasa, ini berasal dari mempelajari bangkai atau sisa-sisa yang ditemukan di perut paus sperma.

Baca juga: Niat Jaring Cumi-Cumi, Nelayan Belawan Malah Dapat Buaya

Sementara itu, Washington Post melaporkan seekor bayi cumi-cumi raksasa yang diawetkan terdampar di dekat Cape Town pada tahun 2020.

Devon Bowen, seorang manajer digital di Two Oceans Aquarium di Cape Town menjelaskan, spesimen dewasa lain yang terdampar di daerah yang sama pada tahun 1992 hanya memiliki panjang lebih dari 30 kaki (9 meter).

Bangkai cumi-cumi raksasa di Afrika Selatan tersebut terdampar di malam hari setelah mengalami luka-luka, kemungkinan karena bertemu dengan kapal komersial atau kapal penangkap ikan.

“Kami bisa melihat luka panjang di atas tentakelnya yang kami duga berasal dari baling-baling kapal,” kata Paulus.

Investigasi yang dilakukan para profesional satwa liar mengungkapkan bahwa hewan laut dalam itu adalah betina.

“Saya akan mengatakan bahwa dia kemungkinan besar ditabrak kapal saat dia berada di permukaan laut,” papar Jon Friedman, petugas satwa liar dari Cape of Good Hope Society for the Prevention of Cruelty to Animals (SPCA).

Baca juga: Tapah, Ikan Air Tawar Raksasa yang Hidup di Sungai Indonesia

Friedman memperkirakan cumi-cumi raksasa tersebut berusia sekitar dua tahun.

Adapun cumi-cumi raksasa sendiri dapat hidup hingga lima tahun dan mencapai panjang 43 kaki (13 meter).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved