Kriminal

Keluarga Korban Pelecehan Seks di Takengon Minta Keadilan

Siang itu, terik matahari begitu cerah, tampak sejumlah anak-anak sedang bermain pada gang kecil di sudut Takengon, ibu kota Kabupaten Aceh Tengah ...

Editor: Muliadi Gani
Serambinews.com
Dua Ibu rumah tangga bercerita anaknya menjadi korban pelecehan seksual di Aceh Tengah, Kamis (12/5/2022) 

Akhirnya, sang anak pun mengaku dan menceritakan apa yang sudah dialaminya selama ini.

Syamsul Qamar benar telah melakukan pelecehan seksual terhadap sang anak yang masih di bawah umur.

Selanjutnya anak Bu H diperiksakan ke puskesmas setempat.

Hasilnya sangat menyedihkan, rasa sakit yang dialami anaknya perlu pengobatan serius.

“Saya membawanya ke bidan, kami beli obat antibiotik untuk saat ini,” katanya.

Saat keluarga korban coba ingin memberikan laporan kembali, Ibu H melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Baca juga: Kasus Kekerasan Seksual Selama Pandemi Covid-19 Melonjak

Ibu H mengatakan pihak polisi sudah mengetahui korban bertambah dan menjadi pengembangan kasus selanjutnya.

“Saya ingin anak saya divisum juga, karena anak saya yang lebih parah dilakukan pelecehan dan sakitnya pun serius,” kata Ibu H.

Saat ini, wanita kepala tiga itu merunduk dan berharap agar pelaku cepat ditemukan, ia meminta keadilan terhadap apa yang menimpa anaknya.

Jilbab hitam yang ia kenakan berkali-kali dia gunakan untuk mengusap air mata yang membasahi pipinya.

Anaknya kini tidak banyak bicara dan bermain seperti biasa.

Bahkan, untuk berangkat ke sekolah pun ia enggan.

“Kami hanya sikit, sikit saja Pak, minta keadilan.

Kami orang susah, kerjaan saya mencuci dan setrika pakaian orang,” kata Ibu H.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved