Puting Beliung Robohkan 3 Pohon dan Putuskan Kabel Listrik

Angin puting beliung merobohkan tiga pohon besar dan memorak- porandakan empat lapak pedagang kaki lima di Jalan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, ...

Editor: Muliadi Gani
Tribun Jabar/Cipta Permana
Pohon patah akibat angin puting beliung yang terjadi di Kelurahan Cipamokolan (Riung Bandung), Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Sabtu (14/5/2022). 

PROHABA.CO, BANDUNG - Angin puting beliung merobohkan tiga pohon besar dan memorak- porandakan empat lapak pedagang kaki lima di Jalan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Sabtu (14/5/2022).

Angin juga merusak bagian depan satu bangunan minimarket serta memutus kabel jaringan listrik atau telepon yang sebelumnya melintang di lokasi itu.

Akibat untaian kabel tersebut, arus lalu lintas kendaraan di Jalan Cipamokolan sempat tersendat beberapa saat.

Seorang saksi mata yang jugakorban dari dampak angin puting beliung, Saripuddin (37), mengatakan, kejadian angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Menurutnya saat itu cuaca tengah cerah, tidak ada tanda akan turun hujan.

Baca juga: Angin Kencang Ambrukkan Atap Dua Rumah Warga

“Cuma memang ada beberapa kali petir. Tiba- tiba langsung ada angin gede (besar),” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Saripuddin mengatakan, dia tengah merapikan roda gerobak dagangan martabaknya, untuk bersiap berjualan.

Tapi karena pusaran angin semakin besar, dia memilih untuk menyelamatkan diri dengan berpegang pada satu pohon berukuran sedang yang berada paling dekat dengan lapak dagangannya.

“Waktu itu saya udah enggak mikir apa-apa lagi, enggak mikirin motor, enggak mikirin roda, yang penting selamatkan diri saja.

Sambil berdoa dan pegangan sama pohon yang paling dekat.

Kalau tadi saya enggak pegangan mungkin bisa kebawa sama angin,” ucapnya.

Meski berlangsung kurang dari dua menit, dampak kerusakan selain membuat atap gerobak dagangan mengalami kerusakan ringan, juga membuat lapak PKL, nasi goreng, kelapa muda, dan masakan mengalami kerusakan cukup parah.

Baca juga: Kemenkes Yakin Hepatitis Akut Berat Tak Akan Jadi Pandemi Seperti Covid-19

Berdasarkan pantauan Tribunjabar.id di lokasi kejadian, tampak sejumlah petugas dari Dinas Sumberdaya Air dan Bina Marga (DSABM) sebelumnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU), bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3), Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB), serta aparat kewilayahan bekerja sama melakukan evakuasi dari sisa-sisa dampak kerusakan.

Seorang petugas UPT DSABM Gedebage, Cecep, mengatakan, pihaknya mendapat laporan bahwa adanya pohon tumbang dampak angin puting beliung itu sekitar pukul 15.45 WIB.

“Setelah kami mendapatkan laporan, jam empat kami tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan dan berkolaborasi dengan aparat kewilayahan setempat.

Saat ini evakuasi penanganan pohon tumbang dilanjutkan oleh pihak DPKP3 bersama aparat kewilayahan dan Diskar PB,” ujarnya di temui di lokasi yang sama.

Berdasarkan informasi aparat kewilayahan, prediksi kerugian sementara dari dampak kerusakan angin puting beliung tersebut mencapai Rp 20 juta.

(TribunJabar.id)

Baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan 121,985 Ton Migor ke Timor Leste

Baca juga: Pohon Tumbang di Kawasan Tirtanadi Sibolangit, Arus Lalu Lintas Medan-Berastagi Macet

Baca juga: India Tembus Final Piala Thomas 2022, Calon Perusak Mimpi Indonesia di Laga Puncak

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved