Universitaria
5 Tanda Anak Tak Paham Pelajaran, Ini Solusinya
Anak-anak punya karakteristik dan kebutuhan yang berbeda-beda. Tentu hal ini membuat guru dan orangtua harus peka jika para siswa tidak paham ...
Tidak jarang siswa akan merasa cemas dan takut secara berlebihan dalam memahami materi pelajaran.
Baca juga: Dosen FSTIK UBBG Dilatih Tips dan Trik Lolos Hibah PPM 2022
Pekalah terhadap hal ini dan berusaha untuk memberikan perhatian lebih kepada siswa yang seperti ini.
Sebuah perhatian akan dapat menumbuhkan rasa kuat pada diri siswa.
Harapannya, siswa tidak lagi merasa cemas dan takut saat menjalani kegiatan pembelajaran dan berani bertanya atau mengungkapkan pendapatnya saat pembelajaran berlangsung.
5. Kurang aktif di kelas
Hal yang dapat menyebabkan siswa tidak paham adalah adanya gangguan belajar.
Gangguan belajar dapat berasal dari dalam diri siswa sendiri atau dari luar seperti suasana kelas.
Siswa yang sudah memahami pelajaran biasanya dapat menanggulangi gangguan-gangguan belajar yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah dan aktif terlibat dalam proses belajar mengajar.
Siswa tersebut akan lebih tertantang dan memiliki daya tarik terhadap pelajaran bila materi yang dipelajarinya tersebut dapat dipahami dan dikuasai dengan baik.
Sebaliknya, jika siswa mengalami kesulitan memahami materi pelajaran, maka akan tampak sikap yang pasif dari diri mereka.
Siswa hanya duduk dan melihat temannya.
Tidak jarang ketika ditunjuk, mereka hanya menggeleng-gelengkan kepala atau diam membisu dan menundukkan kepalanya.
Jika menemukan lima gejala di atas, jangan didiamkan saja.
Segera lakukan pendekatan atau berikan treatment yang tepat sehingga semua siswa dapat mencapai target pembelajaran yang telah ditetapkan.
(kompas.com)
Baca juga: Sekjen DPR RI Sampaikan Kuliah Umum di USK
Baca juga: 17 Mahasiswa dan 1 Dosen UBBG Lolos Program MBUS Kemendikbudristek
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-belajar-3.jpg)