Kriminal

Polres Sabang Ungkap Tiga Kasus Narkotika, Pengedar di Agara 3 Kali Transaksi

Wakapolres Sabang, Kompol Aditia Kusuma SIK didampingi Kasat Resnarkoba AKP Wijaya Yudistira SH memimpin konferensi pers pengungkapan kasus-kasus ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: PROHABA/AULIA PRASETYA
Wakapolres Sabang, Kompol Aditia Kusuma SIK didampingi Kasat Resnarkoba, AKP Wijaya Yudistira SH saat berlangsung konferensi pers pengungkapan kasus-kasus narkotika di wilayah hukum Sabang, Jumat (27/5/2022). 

PROHABA.CO, SABANG - Wakapolres Sabang, Kompol Aditia Kusuma SIK didampingi Kasat Resnarkoba AKP Wijaya Yudistira SH memimpin konferensi pers pengungkapan kasus-kasus narkotika di wilayah hukum Polres Sabang, Jumat (27/5/2022).

Temu pers tersebut dilaksanakan di Aula Dira Brata Mapolres Sabang. Kapolres Sabang, AKBP Muhammadun SH melalui Wakapolres SabangKompol Aditia Kusuma SIK saat konferensi pers itu mengatakan,

Satresnarkoba berhasil mengungkap tiga kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Sabang baru-baru ini.

Disebutkan, ada dua laporan polisi (LP) terkait kasus narkoba. Pertama, pada hari Senin (16/4/2022) tempat kejadian perkara (TKP)-nya di salah satu penginapan yang berada di Jurong Perdagangan, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Di TKP ini, tim berhasil mengamankan tiga tersangka penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

Baca juga: Terjerat Narkoba di Masa Lalu, Kini Gary Iskak Kembali Ditangkap karena Kasus Sama

Kemudian, kata Wakapolres, hari Jumat (20/5/2022) di Jurong Tgk Ditrumon Gampong Paya, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang juga berhasil diringkus satu tersangka penyalahgunaan sabu-sabu.

Dengan demikian ada empat tersangka, masing- masing berinisial RP (22), DA (25), FS (19), dan SB (41).

Akibat perbuatannya, kini para tersangka dijerat penyidik dengan Pasal 111 ayat (1) juncto Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang ancaman hukumannya pidana penjara paling singkat empat tahun, paling lama 12 tahun atau denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

Tiga kali transaksi

Sementara itu, dari Kutacane dilaporkan, Kepolisian Resor Aceh Tenggara (Polres Agara), khususnya Sat Resnarkoba, hingga Jumat (27/5/2022) masih terus memburu bandar atah pemasok sabu-sabu yang sabunya disita dari tangan tersangka EM di Desa Pintu Alas, Kecamatan Babul Makmur, Agara, Selasa (24/5/2022) pukul 12.00 WIB.

Terungkap pula bahwa tersangka EM sudah tiga kali melakukan transaksi pembelian sabu dengan orang yang kini buron tersebut.

Baca juga: Tiga Pelaku Transaksi Sabu Diringkus, Barang Bukti Sabu 25,9 Gram Disita 

“Barang haram itu diedarkan EM ke Lawe Alas hingga ke Tanah Karo Sumatera Utara,” ungkap Kapolres Aceh Tenggara AKBP Bramanti Agus Suyono SH SIK MH didampingi Kasat Narkoba AKP Sabrianda SH, kepada Serambi, Jumat (27/5/2022).

Menurut Kasat Narkoba, personel Sat Resnarkoba telah mengecek keberadaan sosok yang diduga pemasok atau bandar sabu yang diedarkan oleh EM.

Namun, pemasok sabu itu sepertinya sudah mencium gerakan polisi sehingga ia lebih duluan melarikan diri sebelum kediamannya didatangi aparat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved