Minggu, 12 April 2026

Universitaria

Persiapan Karier Mahasiswa Perlu Dilakukan Sejak Dini

Demi mengurangi jumlah pengangguran akibat pandemi Covid-19, perlu sinergi antara universitas, pemerintah dan perusahaan swasta termasuk startup ...

Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi mahasiswa 

PROHABA.CO - Demi mengurangi jumlah pengangguran akibat pandemi Covid-19, perlu sinergi antara universitas, pemerintah dan perusahaan swasta termasuk startup dalam menyediakan sumber daya yang dapat mendukung pengembangan karier.

Para mahasiswa dan fresh graduates membutuhkan solusi untuk mempersiapkan mereka secara lebih baik untuk memasuki dunia kerja.

Di sisi lain, banyak universitas di Indonesia yang juga memerlukan solusi yang dapat mendukung pengembangan career center internal, sehingga dapat membantu mahasiswanya untuk lebih siap dan terampil dalam berkompetisi mencari kerja.

Hal tersebut menjadi motivasi utama bagi Kinobi, perusahaan startup di bidang job technology yang menyediakan solusi nyata bagi mahasiswa dan universitas di Indonesia dalam pengembangan karier secara efektif.

Kinobi menyediakan solusi berwujud software-as-a-service (SaaS) bagi para universitas di Indonesia.

Baca juga: Beasiswa Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL atau IELTS

Tujuannya, agar mahasiswa dapat menggunakan teknologi dan fitur guna menyusun resume dengan memanfaatkan artificial intelligence (AI) sekaligus melatih teknik interview, keterampilan kerja, dan juga penyediaan portal lowongan pekerjaan.

CEO dan Co-Founder Kinobi, Benjamin Wong mengatakan, persiapan karier mahasiswa harus dilakukan sejak dini dari hulu ke hilir sebelum memasuki dunia kerja, bahkan sebelum melamar pekerjaan.

Kinobi percaya, setiap mahasiswa dan fresh graduate di Indonesia berhak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dalam karirnya dan dilatih keterampilannya.

"Ini termasuk contoh sederhana dan wujud nyata dari keadilan sosial dalam sila kelima Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia," ucap dia dalam keterangannya, Senin (6/6).

Untuk tujuan tersebut, sejak awal mereka perlu diperlengkapi dengan keterampilan, pemahaman dan akses informasi serta pelatihan yang setara, tanpa memandang mereka berkuliah atau berasal dari Jakarta, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Nusa Tenggara, atau daerah lainnya

Baca juga: Ingin Kuliah di UIN Ar-Raniry Jalur UMPTKIN ? Ini 28 Jurusan

Dia menyatakan, Kinobi ingin membantu setiap universitas di Indonesia dari Sabang sampai Merauke untuk membangun career center atau pusat karier yang baik untuk mendukung mahasiswanya dengan memanfaatkan teknologi yang efektif dari Kinobi, demi memperoleh pekerjaan yang baik.

"Kami menyediakan berbagai fitur software untuk persiapan karier seperti resume builder otomatis, pelatihan interview, dan portal lowongan pekerjaan yang menjangkau berbagai industri, sub sektor dan wilayah.

Tujuannya sederhana, menyediakan akses yang setara dan adil bagi mahasiswa untuk membangun karier," jelas dia

. Senada dengan Benjamin Wong, Hafiz Kasman selaku COO Kinobi juga menekankan pentingnya persiapan karier mahasiswa yang harus terintegrasi dan termonitor dengan baik.

"Dalam hal ini tentunya kolaborasi dan peran universitas dalam meningkatkan skill dan memfasilitasi mahasiswa menuju dunia kerja sangat krusial.

Baca juga: Google Buka 3.000 Beasiswa IT Lulusan D3-S1 Semua Jurusan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved