Kriminal

Adik Larikan Rp 74 Juta Uang dan Motor Milik Abangnya

Pria ini dilaporkan ke polisi lantaran membawa lari uang Rp 74 juta beserta sepeda motor Honda Scoopy BL 4559 KAF milik Muhammad Hendra ...

Editor: Muliadi Gani
Foto FOR PROHABA
Polres Aceh Tengah menerbitkan DPO terhadap tersangka MRF yang diduga melarikan uang tunai dan sepeda motor milik abang kandungnya, warga Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (30/6/2022). 

PROHABA.CO, TAKENGON - MRF (33) pria asal Desa Kiran Dayah, Kecamatan Jangka Buya, Pidie Jaya, kini masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Aceh Tengah.

Pria ini dilaporkan ke polisi lantaran membawa lari uang Rp 74 juta beserta sepeda motor Honda Scoopy BL 4559 KAF milik Muhammad Hendra yang tak lain adalah abang kandung MRF.

Korban berdomisili di Kampung Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Tega! Kata-kata itu yang pantas disematkan kepada tersangka MRF.

Pasalnya, Muhammad Hendra yang sangat memercayai adik kandungnya itu, tapi nyatanya ia justru dikhianati.

Berdasarkan informasi yang diterima Prohaba, tindak pidana penipuandan penggelapan yang dilakukan MRF itu terjadi Rabu (22/6/2022) pagi,setelah Hendra meminta bantuan MRF menyetor uang Rp 74 juta ke Bank Syariah Indonesia (BSI).

Abangnya juga meminjamkan Honda Scoopy BL4559 KAF sebagai alat transportasi untuk memudahkan adiknya itu menuju bank dan menyetorkan uang.

Alhasil, tidak hanya uang Rp 74 juta yang dibawa lari sang adik, tetapi juga sepeda motor milik abangnya itu.

Baca juga: Pasutri Terseret Kasus Penipuan Beras Rp 5,4 M Dihukum 78 Bulan Penjara

Karena merasa dikhianati oleh adik kandungnya, Hendra akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi.

Laporannya sudah diregister dengan Nomor: LPB/68/ VI/2022/SPKT/POLRES ACEH TENGAH/POLDA ACEH pada tanggal 22 Juni 2022.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Nurochman Nulhakim SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Ibrahim MH, mengatakan tanpa menaruh curiga sedikit pun Hendra menyerahkan uang Rp 74 juta plus sepeda motor Scoopy kepada adiknya itu untuk menuju ke BSI.

“Korban sudah melaporkan tindak pidana penipuan dan penggelapan oleh adiknya sebagaimana dimaksud pada Pasal 378 juncto Pasal 372 KUHPidana,” ujarnya.

“Terlapor merupakan adik kandung sendiri,” tambah Ibrahim, Kamis (30/6/2022).

Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah ini menerangkan bahwa peristiwa itu berawal pada Rabu (22/6/2022) pekan lalu, sekitar pukul 09.00 WIB.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved