Genap Sebulan, Lima Napi Anak yang Lari dari LPKA Banda Aceh Belum Ditemukan

Lima anak didik pemasyarakatan (andikpas) yang melarikan diri dengan cara memanjat tembok dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Banda Aceh ...

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Daftar DPO lima napi anak kabur dari LPKA Kelas IIB Banda Aceh. 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Lima anak didik pemasyarakatan (andikpas) yang melarikan diri dengan cara memanjat tembok dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Banda Aceh pada Senin (6/6/2022) pukul 04.45 WIB, hingga Rabu (6/7/2022) malam belum juga ditemukan.

Artinya, terhitung 6 Juli 2022 genap sudah satu bulan para andikpas itu kabur dari LPKA.

Namun, belum seorang pun yang kembali secara sukarela atau tertangkap tangan oleh sipir maupun oleh polisi yang terus menguber mereka.

"Pencarian terus dilakukan, baikoleh sipir maupun oleh pihak kepolisian, tapi begitulah faktanya.

Sudah sebulan belum seorang pun yang kembali atau tertangkap," kata Kepala LPKA Kelas IIB Banda Aceh, Wiwid Feryanto Rahadian menjawab Prohaba di Banda Aceh, Rabu (6/7/2022) sore.

Menurut Wiwid, sejak kelima andikpas itu kabur pencarian terus digencarkan ke berbagai lokasi, termasuk ke rumah orang tua dan saudara kelima pelarian itu.

Baca juga: Kelima Napi Anak yang Lari dari LPKA Belum Ditemukan

Ketika ditanya apakah pihak LPKA sudah berkomunikasi dengan para orang tua andikpas, Wiwid mengatakan sudah berkomunikasi.

"Kalau komunikasi dengan orang tua andikpas bagus, tapi kita tidak tahu mereka itu jujur atau tidak kalau anaknya belum kembali ke rumah," kata Wiwid.

Ditanya apakah pihak kepolisian sudah mencari ke rumah masing-masing, menurut Wiwid, mungkin saja ada cara lain pihak kepolisian dalam membantu pencarian andikpas yang melarikan diri tersebut.

Dalam sebulan terakhir, kata Wiwid, semua upaya pencarian sudah dilakukan, tetapi juga belum membuahkan hasil.

"Imbauan kita tetap sama seperti dua minggu lalu kepada orang tua dan keluarga andikpas agar bisa mengembalikan anak-anak itu ke kita di LPKA maupun menghubungi kita bila ada informasi mengenai keberadaan andikpas yang melarikan diri tersebut," ujarnya.

Baca juga: Lima Napi Anak yang Lari dari LPKA Belum Satu pun Ditemukan

Wiwid juga mengimbau para andikpas yang lari itu untuk kembali ke LPKA Banda Aceh dan tidak ditambah hukumannya.

"Kalau mereka kembali akan kita terima dan perlakukan dengan baik dan tidak ada penambahan hukuman.

Tapi selama mereka di luar tidak dihitung masa pidananya," ujar Wiwid.

Halaman
12
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved