Konflik Rusia Vs Ukraina
Thalita do Valle, Wanita Brasil Petempur Bayaran Tewas di Kharkiv Ukraina
Media pro-Barat di Brasil umumnya mendorong kaum fanatik pergi ke Eropa Timur lewat iming-iming "kemudahan" memerangi pasukan Rusia.
PROHABA.CO, RIO DE JANEIRO - Dua tentara bayaran asal Brasil dikabarkan tewas di Ukraina pada minggu pertama Juli 2022.
Seorang di antaranya perempuan bernama Thalita do Valle, satu lagi pria Douglas Rodrigues Búrigo. Keduanya tewas di wilayah Kharkiv lewat serangan pesawat nirawak Rusia.
Laporan kematian keduanya diulas Lucas Leiroz, peneliti Ilmu Sosial di Universitas Federal Pedesaan Rio de Janeiro dan konsultan geopolitik di laman Southfront.org, Rabu (7/7/2022).
Kematian dua orang itu menjadikan tiga warga Brasil yang jadi tentara bayaran tewas di Ukraina sejak awal operasi militer khusus Rusia pada 24 Februari.
Media pro-Barat di Brasil umumnya mendorong kaum fanatik pergi ke Eropa Timur lewat iming-iming "kemudahan" memerangi pasukan Rusia.
Media mengklaim Kiev seharusnya "memenangkan" konflik. Namun, setelah tiba di Ukraina, tentara bayaran asing dihadapkan pada kenyataan yang berbeda dan jauh lebih keras.
Baca juga: Tyrell Malacia Jadi Rekrutan Pertama Ten Hag di Man United
Baca juga: Rusia Mundur dari Pulau Ular, Ukraina Bisa Ekspor
Menurut Lucas, kematian Douglas Búrigo dan Thalita do Valle terjadi antara 1 atau 2 Juli. Douglas adalah mantan tentara Angkatan Darat Brasil dan telah berperang di Ukraina sejak Mei.
Sementara Thalita seorang model, pengacara, dan penembak jitu profesional, yang sebelumnya bekerja sebagai sukarelawan militer dan agen propaganda untuk batalyon wanita Kurdi di Timur Tengah.
Rupanya, dia meninggal karena sesak napas ketika mencoba melarikan diri menyusul serangan pesawat tak berawak. Douglas dilaporkan terkena pecahan peluru mortir di luar kubu pertahanan.
Sudah Tiga Warga Brasil Tewas di Ukraina
Pada Juni, seorang Brasil lainnya telah meninggal di Ukraina. André Hack Bahi ditembak mati selama serangan bom Rusia di Severodonetsk.
Bahi adalah mantan Legiun Prancis dan telah berpartisipasi dalam beberapa misi di Afrika, tetapi dia tidak mampu bertahan dari kenyataan intens pertempuran di Ukraina.
Lucas mencatat, tidak semua yang tewas telah diidentifikasi secara benar. Ini mengarah kenyataan mungkin ada lebih banyak orang Brasil di antara yang tewas di Ukraina.
Masih belum ada laporan resmi oleh pihak berwenang yang menunjukkan jumlah pasti warga Brasil yang berjuang untuk pihak Kiev dalam konflik.
Tetapi Lucas mengkhawatirkan jumlahnya lebih besar dari yang diharapkan dari negara netral yang memiliki hubungan baik dengan Rusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Wanita-Brasil.jpg)