Selebriti

Rihanna Jadi Perempuan Muda Terkaya Sedunia Tahun 2022

Rihanna berhasil menjadi miliarder perempuan termuda di Amerika Serikat (AS). Selain bermusik, Rihanna juga mengumpulkan kekayaannya dari bisnis ...

Editor: Muliadi Gani
IST
Rihanna 

PROHABA.CO, LOS ANGELES - Rihanna berhasil menjadi miliarder perempuan termuda di Amerika Serikat (AS).

Selain bermusik, Rihanna juga mengumpulkan kekayaannya dari bisnis yang dijalankannya.

Dilansir dari CNBC International, Selasa (5/7/2022) penyanyi berusia 34 tahun dan CEO Fenty Beauty itu menghiasi daftar tahunan perempuan terkaya di Amerika versi Forbes untuk tahun ketiga berturut-turut.

Rihanna kini berada di peringkat ke-21 dan merupakan satu-satunya miliarder di bawah usia 40 tahun.

Dengan kesuksesannya di dunia tarik suara, ditambah dengan brand-brand ternamanya, yakni Fenty Beauty, Fenty Skin, dan Savage X Fenty, kekayaan bersih Rihanna mencapai USD 1,4 miliar atau setara dengan Rp20,9 triliun.

Rihanna mengungkapkan bahwa dia tidak pernah berencana menghasilkan banyak uang.

Baca juga: Rihanna Sumbang 15 Juta Dolar AS untuk Keadilan Iklim

Jikalau menghasilkan banyak uang pun tidak lantas membuatnya akan berhenti bekerja.

"Uang saya bukan untuk saya. Saya selalu memikirkan bahwa saya dapat membantu orang lain," katanya pada saat itu.

Pada Maret 2022, Bloomberg melaporkan bahwa Savage X Fenty berencana akan IPO yang berpotensi bernilai USD 3 miliar atau Rp 44,9 triliun.

Rihanna kini memiliki 30 persen saham dari brand lingerie itu.

Rihanna juga memiliki setengah saham Fenty Beauty yang menghasilkan pendapatan sebesar USD 550 juta pada 2020.

Sementara setengah saham Fenty Beauty lainnya dimiliki oleh konglomerat mode mewah Prancis, LVMH.

Baca juga: Cerita Aulia Sarah Pernah Ketiduran di Taksi Online

Baca juga: Tim Rescue Banda Aceh Turun Tangan Evakuasi Sarang Tawon di Gudang Rumah Warga Cot Lamkuweuh

Gemar berbagi

Pada 2012, Rihanna memulai organisasi filantropi, yakni Clara Lionel Foundation (CLF).

Organisasi ini bertujuan untuk mendukung dan mendanai pendidikan inovatif dan inisiatif ketahanan iklim, menurut situs webnya.

Salah satu inisiatif pertamanya, yang diluncurkan setahun setelah yayasan dimulai, mengumpulkan dana hingga USD 60 juta untuk perempuan dan anak-anak yang terkena HIV/AIDS melalui penjualan dari koleksi lipstik Rihanna bersama MAC Cosmetics.

Kemudian, pada Januari 2022, CLF bekerja dengan inisiatif #SmartSmall dari salah satu pendiri Twitter Jack Dorsey untuk menyumbangkan dana gabungan sebesar USD 15 juta ke 18 komunitas keadilan iklim yang berbeda.

"Di (CLF), sebagian besar pekerjaan berakar pada pemahaman bahwa bencana iklim, yang meningkat dalam frekuensi dan intensitas, tidak berdampak sama pada semua komunitas, dengan komunitas kulit berwarna dan negara kepulauan menghadapi beban perubahan iklim," demikian pernyataan Rihanna pada Januari 2022.

(Liputan6)

Baca juga: Medina Zein Ditangkap Polisi Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik Marissya Icha

Baca juga: Tiga Hari Hilang di Gunung, Warga Batu Itam Ditemukan, Diduga Kerasukan & Tak Mau Dikeremuni Orang

Baca juga: Penyidik BBPOM Serahkan Tiga Tersangka Pembuat Mi Kuning Bercampur Boraks ke Kejaksaan Negeri Langsa

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved