Tahukah Anda

Apa Dampak Jangka Panjang Bullying bagi Anak-Anak?

Bullying atau intimidasi menjadi pengalaman memilukan dan menyedihkan bagi siapa saja yang mengalaminya. Konsekuensi dari intimidasi ini sangat ...

Editor: Muliadi Gani
Pexels
Bullying di sekolah bisa menyebabkan anak merasa cemas, stres, depresi hingga tindakan ekstrem seperti bunuh diri. 

PROHABA.CO - Bullying atau intimidasi menjadi pengalaman memilukan dan menyedihkan bagi siapa saja yang mengalaminya.

Konsekuensi dari intimidasi ini sangat signifikan bagi para korban dan dapat memiliki dampak yang bertahan lama.

Upaya advokasi yang mengatasnamakan korban tidakakan efektif jika masyarakat tidak benar-benar memahami betapa menyakitkan dan traumatisnya bullying.

Dampak jangka panjang Dilansir dari Verywell Family, berikut adalah dampak jangka panjang bullying bagi anak-anak, yang penting untuk dipahami.

Dampak sosial dan emosional Anak-anak yang sering menjadi sasaran bullying sering kali menderita, baik secara emosional maupun sosial.

Mereka tidak hanya merasa sulit untuk berteman, tetapi mereka juga kesulitan untuk memiliki pertemanan yang sehat.

Bagian dari kesulitan ini berhubungan langsung dengan harga diri yang rendah.

Baca juga: Psikolog: Tanda Anak Alami Bullying, Orang Tua Harus Tahu

Kurangnya harga diri adalah akibat langsung dari hal-hal buruk dan menyakitkan yang dikatakan anak-anak lain tentang korban.

Ketika korban terus-menerus disebut “gendut”, “kerempeng” atau “pecundang”, mereka akan percaya bahwa hal-hal tersebut adalah benar.

Korban bullying juga cenderung mengalami berbagai macam emosi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved