Rabu, 22 April 2026

Kebakaran di Aceh Besar

Dua Rumah di Seulimuem Terbakar, Pemilik Patah Tulang saat Ingin Menyelamatkan Diri

Dua rumah warga di Desa Lam Pante, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar berkontruksi semi permanen habis terbakar, Sabtu (6/8/2022).

Editor: Misran Asri
DOK BPBD Aceh Besar
Petugas dibantu warga sekitar melakukan pemadaman dan pendinginan terhadap dua unit rumah yang terbakar di Desa Lam Pante Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar ludes terbakar, Sabtu (6/8/2022). 

Kebakaran kembali terjadi di Aceh Besar. Dua rumah warga di Desa Lam Pante, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar berkontruksi semi permanen habis terbakar, Sabtu (6/8/2022).

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar

PROHABA.CO, JANTHO - Kebakaran kembali terjadi di Aceh Besar.

Dua rumah warga di Desa Lam Pante, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar berkontruksi semi permanen habis terbakar, Sabtu (6/8/2022).

Kedua rumah yang terbakar dan rata dengan tanah itu, masing-masing milik Umul Aiman (41) dan Tgk Fauzi (47)

Lalu, akibat kebakaran itu satu orang penghuni rumah mengalami patah saat hendak menyelamatkan diri dari kobaran api.

Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil melalui petugas Pusdalops-PB Iqbal mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Rumah warga yang terdampak atas nama Umul Aiman (41) dan Tgk Fauzi (47) dimana rumah mereka ludes terbakar.

"Saat ini para korban dan keluarganya mengungsi ke tenda darurat yang disediakan oleh di Dinas Sosial Aceh Besar," kata Iqbal.

Baca juga: Kebakaran Hebat Menghanguskan Gudang Sembako PT Sukses Jaya Makmur Abadi di Gampong Pante

Ia mengatakan, saat kejadian tersebut salah seorang anggota keluarga korban mengalami patah tulang akibat melompat dari jendela rumah saat hendak menyelamatkan diri.

Korban atas naman Zaitunnah (19).

Kata Iqbal, berdasarkan kronologi kejadian pihaknya menerima informasi tentang adanya kejadian kebakaran rumah warga di Kemukiman Lamteuba yang di sampaikan oleh salah seorang personel polsek Kecamatan Seulimuem.

"Dengan jarak tempuh dan harus melewati jalan yang bebukit membuat penanganan yang tak maksimal.

Sebab dari pos pemadam terdekat memerlukan waktu sekitar lebih kurang 45 menit ke lokasi kejadian perkara (LKP)," jelas Iqbal

Menurut keterangan warga lanjut dia, pada saat kejadian api pertama terlihat dari rumah Umul Aiman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved