Breaking News:

Luar Negeri

Untuk Bisa Menikah, Perempuan Iran Harus Punya Sertifikat Perawan

Di Iran, perawan sebelum menikah adalah status yang penting bagi banyak perempuan dan keluarga mereka. Bahkan, kaum pria terkadang meminta sertifikat

Editor: Muliadi Gani
Untuk Bisa Menikah, Perempuan Iran Harus Punya Sertifikat Perawan
MEI.EDU
Lembaran pengesahan pernikahan mut'ah di Iran.

“Saya panik. Saya takut apa yang akan terjadi jika keluarga saya tahu,” katanya.

Di tengah kepanikannya, Neda memutuskan untuk memperbaiki selaput daranya.

Prosedur ini secara teknis tidak ilegal, tetapi dampak sosialnya berbahaya sehingga tiada rumah sakit yang setuju melakukannya.

Neda kemudian menemukan sebuah klinik swasta yang bersedia melakukannya secara diam-diam dengan biaya besar.

“Saya menghabiskan semua tabungan saya. Saya menjual laptop, ponsel, dan perhiasan emas saya,” paparnya.

Neda juga harus menandatangani dokumen yang menyatakan dirinya akan memikul tanggung jawab jika ada sesuatu yang salah.

Baca juga: Fuji dan Thariq Fitting Baju, Haji Faisal Bantah untuk Lamaran: Belum Ada Arah Menikah, Karier Dulu.

Seorang bidan melakukan prosedur perbaikan tersebut yang berlangsung sekitar 40 menit.

Namun, Neda perlu waktu berminggu-minggu untuk pulih.

“Saya merasa sangat kesakitan sampai-sampai saya tidak bisa menggerakkan kaki,” kenangnya.

Dia menyembunyikan kondisinya dari orang tuanya.

“Saya merasa sangat kesepian. Namun, kalau saya ingat-ingat, ketakutan bahwa orang tua mengetahui [saya tidak perawan] membuat saya bisa menahan sakit,” ucap Neda.

Semua upaya Neda ternyata sia-sia. Setahun kemudian dia bertemu seorang pria yang hendak menikahinya.

Tapi ketika mereka berhubungan seks, Neda tidak berdarah.

Prosedur perbaikan selaput dara yang dia jalani, gagal.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved