Bharada E: Yosua Disuruh Jongkok, Dijambak, Kemudian Ditembak

Kasus polisi tembak polisi masih terus bergulir. Bahkan sudah memakan waktu sebulan, kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau ...

Editor: Muliadi Gani
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Bharada E saat memenuhi panggilan Komnas HAM. Tersangka kasus kematian Brigadir J ini mulai buka suara dengan menyatakan tidak ada kontak tembak dirinya dengan Brigadir J. 

PROHABA.CO, JAKARTA – Kasus polisi tembak polisi masih terus bergulir.

Bahkan sudah memakan waktu sebulan, kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J belum juga menemukan motif benderang.

Baru-baru ini, pengacara Richard Eliezer alias Bharada E yakni M Burhanuddin mengatakan soal kesaksian kliennya terkait penembakan di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Bharada E mengaku bahwa dialah orang pertama yang menembak Brigadir J.

Terkait motif penembakan, Bharada E masih bungkam mengenai hal tersebut.

“Dia cuma bilang ada peristiwa yang dari Magelang.

Cuma itu aja dia bilang,” kata Burhanuddin, dikutip dari tvOnenews pada Minggu, 14 Agustus 2022.

Baca juga: Ferdy Sambo Bertengkar dengan Istri di Magelang, Setelah Itu Bunuh Brigadir J

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo Tersangka Penembakan Brigadir J, Bharada E Terima Perintah Tembak

Baca juga: Pencuri Sepeda Terekam CCTV, Aksinya Viral di TikTok, Ternyata Anak dan Ibu

Selain mengaku bahwa dia adalah penembak pertama Brigadir J, Bharada E juga mengatakan lewat kuasa hukumnya bahwa Brigadir Yosua disuruh jongkok dan rambutnya dijambak oleh atasannya.

Pada saat itulah, Bharada E diperintahkan untuk menembak.

“Pada saat di TKP, mereka berempat sudah di dalam dan Riki disuruh panggil Yoshua.

Begitu masuk di TKP, kemudian dia (Brigadir J) disuruh jongkok,” ungkap kuasa hukum Bharada E.

Lebih lanjut, Burhanuddin kembali menegaskan bahwa Brigadir J disuruh jongkok oleh Ferdy Sambo.

Selain itu, menurut pengakuan Bharada E, pada saat penembakan terjadi semua tersangka berada di TKP, kecuali Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo berada di dalam kamar.

Saat mendengar tembakan dia keluar dari kamar dan berteriak saat melihat Brigadir J sudah tewas dengan beberapa bekas tembakan di tubuh dan tengkuknya. (Viva. com)

Baca juga: Polri Telusuri Tindakan Brigadir J di Magelang Pemicu Sambo Rencanakan Pembunuhan

Baca juga: Komnas HAM: Ferdy Sambo Akui Rencanakan Pembunuhan Brigadir J dan Atur Soal Obstruction of Justice

Baca juga: Ferdy Sambo Dilaporkan Ke KPK Atas Dugaan Suap LPSK hingga Satpam Kompleks

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved