Umar Patek Teroris Bom Bali Segera Bebas, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese Protes.

 Umar Patek, dalang Bom Bali Tahun 2002 lalu kabarnya akan segera dibebaskan dari penjara.

Editor: IKL
dok pribadi
Umar Patek teroris bom Bali dikabarkan akan bebas dalam waktu dekat. 

PROHABA.CO, AUSTRALIA - Umar Patek, dalang Bom Bali Tahun 2002 lalu kabarnya akan segera dibebaskan dari penjara.

Australia negara tetangga Indonesia protes.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengaku diberitahu pihak berwenang Indonesia bahwa hukuman Umar Patek dikurangi lima bulan lagi.

Total pengurangan masa hukumannya kini menjadi hampir dua tahun.

Itu berarti Umar Patek bisa bebas menjelang peringatan 20 tahun serangan bom Bali pada Oktober.

"Ini akan semakin membuat warga Australia, yang merupakan keluarga dari korban bom Bali, semakin menderita," kata Albanese kepada Channel 9 seperti dikutip pada Jumat (19/8/2022).

Umar Patek dalam persidangan dituduh merakit bahan peledak yang menewaskan 202 orang, termasuk 88 warga Australia, dalam sebuah pengeboman di Sari Club dan Paddy's Irish Bar Kuta Bali pada 12 Oktober 2002.

Atas aksi terornya, Umar Patek dihukum penjara selama 20 tahun pada tahun 2012.

"Kami kehilangan 88 nyawa warga Australia dalam pemboman itu," kata Albanese.

Albanese mengatakan akan terus mengambil "langkah-langkah diplomatik" kepada Indonesia terkait dengan hukuman Patek dan berbagai masalah lain, termasuk sejumlah warga Australia yang kini ditahan dalam penjara Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved