Pesta Sabu, Mantan Kapolsek Sukodono Bersama Dua Anggotanya Terancam Dipecat

Mantan Kapolsek Sukodono, AKP IKAW bersama 2 anggotanya yang ditangkap Bid Propam Polda Jatim saat pesta sabu Kamis (25/8/2022) lalu, terancam dipecat

Editor: Misran Asri
Foto: Doc. Polresta Banda Aceh
Ilustrasi paket sabu - Mantan Kapolsek Sukodono, AKP IKAW bersama dua anggotanya yang ditangkap personel BIiang Propam Polda Jatim saat pesta sabu, Kamis (25/8/2022) lalu, terancam dipecat. 

Mantan Kapolsek Sukodono, AKP IKAW bersama dua anggotanya yang ditangkap personel BIiang Propam Polda Jatim saat pesta sabu, Kamis (25/8/2022) lalu, terancam dipecat.

PROHABA.CO - Mantan Kapolsek Sukodono, AKP IKAW bersama dua anggotanya yang ditangkap personel BIiang Propam Polda Jatim saat pesta sabu, Kamis (25/8/2022) lalu, terancam dipecat.

Ketiganya terbukti menggunakan sabu dan dalam waktu dekat akan menjalani sidang etik profesi Polri

Oknum kepolisian yang 'nakal' itu, selain mantan Kapolsek Sukodono, Polresta Sidoarjo, AKP IKAW, dua anggotanya juga diringkus bersamanya saat itu, masing-masing, Aiptu THP, dan Aiptu BS.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, seusai menghadiri rapat internal bersama pejabat umum Polda Jatim.

Keputusan tersebut dibuat setelah pihak penyidik Bidang Propam Polda Jatim melakukan tahapan gelar perkara atas temuan kasus anggota kepolisian yang 'nakal' tersebut.

Gelar perkara tersebut dilakukan oleh penyidik Bidang Propam Polda Jatim, pada Jumat (26/8/2022).

Hasilnya, ungkap mantan Kapolsek Wonokromo Polrestabes Surabaya, ketiga orang oknum anggota tersebut, dianggap dalam keputusan hasil gelar perkara tersebut, telah melakukan pelanggaran berat.

Baca juga: Dendam Putrinya Dihamili, Ugi Diajak Pesta Sabu, lalu Dihabisi

Baca juga: Pasutri Ditangkap Sedang Pesta Sabu, Bersama 3 Tersangka Lainnya

Baca juga: Tiga Pemuda Dibeureukah Saat Pesta Sabu

"Sudah dilakukan gelar dipimpin langsung pak Kabid Propam. Dari hasil gelar tiga orang tersebut 1 AKP dan dua Aiptu dinyatakan pelanggaran etik berat," ujarnya di depan Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, Jumat (26/8/2022).

Meski demikian, mantan Wakasat Lantas Polrestabes Surabaya itu, tidak merinci kapan pelaksanaan sidang etik terhadap tiga orang oknum anggota kepolisian tersebut.

Ia menegaskan, pelaksanaan sidang kode etik tersebut, akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sembari menunggu tibanya waktu pelaksanaan sidang etik tersebut, ketiga oknum itu sementara ini ditempatkan di penempatan khusus (Patsus) Bidang Propam Mapolda Jatim.

"Selanjutnya sesuai dengan mekanisme Perpol No 7 tahun 2002 akan dilakukan pemeriksaan pendahuluan untuk menuju mekanisme sidang kode etik. (Status) Saat ini terperiksa," ungkapnya.

"Ini sudah jadi konsumsi publik, kita lakukan upaya secepatnya untuk pemeriksaan anggota tersebut. Saat ini ditempatkan tempat khusus," pungkasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved