Tahukah Anda

Pernikahan Dini Potensial Memicu Kanker Serviks

Banyak alasan yang menyebabkan pernikahan dini terjadi, beberapa di antaranya adalah karena masalah sosial, ekonomi, bahkan budaya ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: KOMPAS.COM
Tangkapan layar acara resepsi pernikahan dini AR, Siswa SMK Lombok Barat yang menikahi dua gadis dalam waktu kurang dari sebulan 

PROHABA.CO - Pernikahan dini yang terjadi di masyarakat sering kali menjadi buah bibir netizen di media sosial (medsos).

Banyak alasan yang menyebabkan pernikahan dini terjadi, beberapa di antaranya adalah karena masalah sosial, ekonomi, bahkan budaya.

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama mencatat ada 34.000 permohonan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juni 2020.

Sebanyak 97 persen di antaranya dikabulkan dan 60 persen yang mengajukan adalah anak di bawah usia 18 tahun.

Padahal, pemerintah telah mengatur Undang- Undang Nomor 16 Tahun 2019 perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 mengenai batas usia perkawinan, yaitu minimal 19 tahun.

Salah satu pernikahan dini yang menjadi sorotan adalah pernikahan kakek 50 tahun de-ngan remaja berusia 14 tahun di Lombok yang viral di media sosial.

Baca juga: Cerita Cinta Penelope Sempat Idap Kanker Selama 5 Tahun hingga Gagal Program Bayi Tabung

Video tersebut direkam pada 11 September 2022. Menurut Spesialis 1 Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair), Dr dr Ernawati, jika pernikahan dini dilakukan tidak menutup kemungkinan potensi terjadinya kehamilan.

Hal ini dapat terjadi jika pihak perempuan telah mengalami menstruasi pertamanya yang menandakan fungsi reproduksinya berkembang.

“Secara reproduksi, bisa saja pada usia 14 tahun fungsi reproduksinya sudah berkembang dan sudah mendapatkan haid pertamanya,” kata dia dalam keterangannya, Rabu (21/9/2022).

Namun, ketika kehamilan terjadi pada remaja, maka yang perlu dipikirkan adalah kesehatannya saat dia hamil.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved