Senin, 15 Juni 2026

Tahukah Anda

Ada Lima Mitos tentang Gula, Apa Saja?

Minuman dan makanan manis menjadi pilihan kudapan menarik bagi siapa saja. Ketika senang, kita ingin makan manis dan saat merasa sedih, sebagian orang

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FREEPIK/JCOMP
Gula, bahan makanan yang sering dianggap sumber penyakit. 

PROHABA.CO - Minuman dan makanan manis menjadi pilihan kudapan menarik bagi siapa saja.

Ketika senang, kita ingin makan manis dan saat merasa sedih, sebagian orang juga melampiaskannya dengan makanan manis mengandung banyak gula.

Walaupun begitu, makanan manis tinggi gula sering disebut tidak sehat.

Berbagai opini dan asumsi tentang gula pun bermunculan sehingga banyak mitos yang tidak benar mengenai si pemanis makanan atau minuman ini.

Lalu, apa saja mitos tentang gula?

1. Gula bersifat adiktif

Beberapa ahli berpendapat bahwa gula bersifat adiktif.

Pendapat ini berdasar pada sebuah narasi yang menyebutkan bahwa gula menyebabkan efek seperti obat pada hewan.

Efek yang dimaksud adalah keinginan untuk memakan kudapan manis, ketagihan, hingga efek opioid.

Sayangnya, lebih banyak penelitian yang mematahkan narasi tersebut.

Baca juga: Enam Mitos Menyusui Ini Bisa Hambat ASI Eksklusif, Tak Boleh Makan Ikan hingga Hindari Kopi

Kondisi seperti ketagihan terhadap gula ternyata hanya terjadi dalam angka yang rendah pada pasien obesitas.

Namun, bukanlah mitos apabila efek gula sebenarnya adalah dapat menimbulkan rasa ingin makan lebih banyak, melebihi yang dapat diterima tubuh.

Selain itu, gula memang menimbulkan efek psikologis, seperti menimbulkan rasa bahagia, tetapi bukan ketagihan.

2. Gula membuat anak hiperaktif

Pernah mendengar istilah “sugar rush” pada anak?

Istilah “sugar rush” digunakan untuk menjelaskan kondisi ketika seseorang sangat aktif setelah mengonsumsi gula.

Ternyata ini adalah mitos. Konsumsi gula atau pemanis akan meningkatkan kandungan gula dalam darah yang harus dipecah oleh tubuh dan diolah menjadi energi.

Ini membuat otot dan organ tubuh harus menggunakan gula tersebut untuk beraktivitas.

Hal yang sama terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan lain, sekalipun tidak mengandung gula.

Jadi, gula dianggap dapat membuat anak menjadi hiperaktif adalah mitos belaka.

Kebanyakan gula bisa mengarah ke diabetes, hipertensi, dan berbagai macam gangguan penyakit lainnya.

Baca juga: Daging Sapi dan Kambing Bikin Hipertensi, Mitoskah atau Fakta?

3. Gula menyebabkan diabetes

Sebenarnya, gula tidak secara langsung menyebabkan penyakit diabetes.

Artinya, makan makanan manis tidak langsung menyebabkan kelainan pada gula darah.

Penyebab utama diabetes adalah ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin yang cukup atau bahkan tidak bisa memproduksi sama sekali.

Hormon insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh pankreas dan berfungsi untuk menyerap gula dalam darah.

Gula adalah faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan terkena diabetes.

4. Saat diet, tak boleh konsumsi gula

Gula memang tidak baik untuk kesehatan. Namun, bukan berarti kita tidak boleh mengonsumsi pemanis ini sama sekali.

Masih ada beberapa sumber gula yang baik, seperti buah-buahan.

Gula dalam buah tidak memberikan efek negatif pada tubuh, justru memberikan banyak manfaat karena mengandung serat dan vitamin yang diperlukan tubuh.

Baca juga: Apa Perbedaan Ikan Duyung dengan Putri Duyung? Mitos atau Fakta? Ini Penjelasannya

5. Gula sebabkan kanker

Tidak ada bukti ilmiah bahwa gula menyebabkan kanker.

Namun, kanker memang memerlukan energi untuk memperbanyak diri.

Energi tersebut didapatkan dari gula, lemak, dan protein.

Perlu diketahui bahwa sel yang memerlukan energi tersebut tidak hanya sel kanker, tetapi juga sel yang sehat.

Itu dia mitos tentang gula yang banyak beredar di masyarakat. 

Setelah membaca ulasan ini, semoga Anda semakin rasional dalam menanggapi gosip seputar gula.

(Kompas.com)

Baca juga: Empat Mitos Diet yang Tak Perlu Dipercaya

Baca juga: Diabetes adalah Kondisi ketika Kadar Glukosa atau Gula Darah Meningkat di Atas Batas Normal

Baca juga: Dapat Menaikkan Gula Darah, Jangan Makan Berat di waktu Ini Saran Dokter Zaidul Akbar

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved