Rabu, 6 Mei 2026

Luar Negeri

Koin Emas Senilai Triliunan Dicuri dari Museum Jerman

Pencuri merampok simpanan koin emas Celtic senilai triliunan rupiah dari museum Jerman, setelah mengganggu koneksi telepon dan internet lokal ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
GCHAHAL via TWITTER
Pencuri merampok simpanan koin emas Celtic senilai triliunan rupiah dari museum Jerman, setelah mengganggu koneksi telepon dan internet lokal. 

PROHABA.CO, BERLIN - Staf museum Celtic and Romand Museum di kota kecil Manching, Bavaria, Jerman dikejutkan dengan aksi pencurian di tempat mereka bekerja pada Selasa pagi.

Pencuri telah mencuri barang paling berharga di museum itu yaitu tempat penyimpanan berisi 483 koin emas kuno.

Pencuri merampok simpanan koin emas Celtic senilai triliunan rupiah dari museum Jerman, setelah mengganggu koneksi telepon dan internet lokal.

Karyawan di museum Manching Jerman menemukan "kerusakan pajangan" dan koleksi 450 koin telah dicuri pada Selasa (22/11/2022), menurut polisi setempat kepada AFP.

Penyelidik tidak memberikan perincian lain tentang keadaan seputar pencurian itu, tetapi pejabat setempat menyoroti gangguan pada layanan telepon dan internet.

“Mereka memutus (jaringan komunikasi) seluruh Manching,” kata Wali Kota Herbert Nerb kepada Sueddeutsche Zeitung.

Baca juga: Berlian Heksagonal Misterius Ditemukan, Berasal dari Planet Lain

“Museum sebenarnya adalah lokasi dengan keamanan tinggi.

Namun, semua koneksi ke polisi terputus.”

“Para (pencuri) profesional terlibat dalam kasus ini,” tambah Nerb sebagaimana dilansir Guardian pada Selasa (22/11/2022).

Menurut Nerb, hilangnya harta karun itu merupakan "malapetaka total" bagi Kota Bavaria.

Koleksi koin emas telah menjadi sorotan Museum Celtic dan Romawi di Manching.

Ditemukan pada 1999, koin tersebut berasal dari abad ketiga Sebelum Masehi (SM) dan memiliki nilai "beberapa juta euro" atau setara triliunan rupiah.

Baca juga: Israel Siapkan Rp279,6 Miliar untuk Bangun Museum Einstein

“Hilangnya harta Celtic adalah sebuah bencana,” kata Menteri Sains dan Seni Bavaria Markus Blume kepada Kantor Berita Jerman, DPA.

“Sebagai bukti sejarah kita, koin emas tidak tergantikan.”

Pencurian koin ini adalah kasus terbaru dari serangkaian perampokan museum terkenal di Jerman.

Perampokan uang koin kuno lainnya yang terkenal adalah hilangnya "daun maple besar", yang dianggap sebagai koin emas terbesar kedua di dunia.

Harta karun tersebut dirampas dari Museum Bode yang bergengsi di Berlin pada 2017.

Perampokan malam hari di Museum Green Vault di Istana Kerajaan Dresden pada November 2019, pencuri juga berhasil merampas 21 buah perhiasan dan barang berharga lainnya.

Baca juga: Sempat Melawan Polisi, Pembunuh Mahasiswa Ditembak

Pihak berwenang meyakini anggota keluarga kriminal terkenal yang melakukan perampokan itu.

Perhiasan yang hilang mencakup pedang dengan gagang bertatahkan berlian dan atribut bahu yang dilengkapi berlian putih 49 karat.

Hingga kini, masih tak ada jejak dari barang berharga tersebut.

Pakar asuransi mengatakan barang yang dirampas dari Green Vault bernilai 98,6 juta poundsterling (Rp1,8 triliun).

Media Jerman pun menyebutnya sebagai pencurian seni terbesar dalam sejarah modern.

(Kompas.com)

Baca juga: Enigma, Berlian 555 Karat Terbesar di Dunia, Laku Rp 61,4 Miliar

Baca juga: Taliban Mulai Terapkan Hukuman Potong Tangan terhadap Pencuri

Baca juga: Polisi Ringkus Dua Tersangka Penambang Emas Ilegal di Pante Ceureumen, Alat Berat Ekskavator Disita

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved