Berita Aceh Tengah

Warga akan Geruduk Gedung DPRK Tuntut Penanganan Gajah Liar

Warga di pedalaman Aceh Tengah semakin khawatir dengan ‘serbuan’ gajah liar ke permukiman mereka dalam beberapa hari ini

Editor: bakri
FOTO: DOK. POLRES GALUS
Sebuah truk Fuso masuk jurang di turunan Desa Gajah, Kecamatan Pining arah ke Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus), Minggu (6/2/2022) siang. Akibatnya, seorang penumpang meninggal dan tiga orang terluka dalam kecelakaan tunggal itu. 

TAKENGON - Warga di pedalaman Aceh Tengah semakin khawatir dengan ‘serbuan’ gajah liar ke permukiman mereka dalam beberapa hari ini.

Terkait hal itu warga berencana akan menggelar aksi ke gedung DPRK setempat Kamis (1/12/2022).

Massa akan mendesak pemerintah segera menangani kawanan gajah liar yang kerap masuk ke permukiman warga.

Saat ini warga dua desa, yaitu Bergang dan Karang Ampar, Kecamatan Ketol, kerap diteror kawanan gajah liar.

Ada sekitar 20 kawanan binatang bertubuh besar itu berkeliaran di kedua desa.

Hal itu menyebabkan warga di kedua desa tidak tenang tinggal di desanya.

Para lelaki di kedua desa itu harus membuat kelompok jaga malam secara bergilir.

Muslim, warga Karang Ampar mengatakan, kawanan gajah liar masuk perkebunan warga dan sudah merusak lebih 30 hektare kebun mereka.

"Malam kami tidak tenang, siang kami tidak bisa ke kebun," ungkapnya kepada Serambi, Senin (28/11/2022) Muslim juga menjelaskan, terkait hal itu mereka akan menyampaikan aspirasi ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Kamis (1/12/2022) lusa.

"Ini adalah bentuk kekesalan kami kepada pemerintah.

Baca juga: Puluhan Gajah Mengamuk di Perkebunan Warga Seumanah Jaya, Aceh Timur

Baca juga: Kawanan Gajah Mangsa Puluhan Karung Padi Petani, Pisang dan Jagung Juga Dirusak

Kami tidak dipedulikan dan dianggap seperti anak tiri," katanya.

"Kami sudah buat surat pemberitahuan dan izin dari pihak kepolisian, Kamis kita akan ke Gedung DPRK Aceh Tengah," tambah Muslim.

Hal itu dikuatkan oleh pernyataan Reje Kampung Bergang, Arman Agus Fikar, dimana mereka akan menggelar aksi ke DPRK Aceh Tengah, 1 Desember 2022.

"Sebelumnya gajah ini di Kampung Karang Ampar bertetanggaan dengan Kampung Bergang, gajah itu dari karang ampar, payalah terus ke Bergang begitu seterusnya," ujarnya.

Ia mengaku setiap hari masyarakat harus menjaga tanamannya, seperti durian, pinang, pepaya, pisang, kopi dan lain lain.

"Kalau seperti ini terus, bagaimana dengan ekonomi masyarakat.

Karena kami harus mengusir gajah liar terus," terangnya. (rd)

Baca juga: Rangsek Rumah Warga di Tangse, Gajah Liar Acak-Acak Gabah Kering

Baca juga: Kawanan Gajah Ubrak-abrik Kebun Warga di Aceh Timur

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved