Kriminal

Gerebek Markas Judi dan Narkotika, Polisi Diadang Kelompok Bersenjata

"Dari 15 orang setelah kami interogasi kami tes urine nya, ada delapan yang positif menggunakan sabu," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian

Editor: Muliadi Gani
HO/Tribun Medan
Sejumlah orang ditangkap polisi saat penggerebekan barak narkoba dan perjudian di Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Rabu (30/11/2022) kemarin. 

PROHABA.CO, MEDAN  - Barak narkoba dan perjudian di Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, kembali digerebek oleh polisi.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafles Langgak Putra mengatakan, ada belasan orang yang tertangkap dalam penggerebekan yang dilaksanakan, Rabu (30/11/2022) kemarin.

Polisi melakukan penggerebekan barak yang jadi sarang judi dan peredaran narkoba di Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Sumatera Utara.

Sebanyak 15 orang ditangkap dalam penggerebekan yang berlangsung pada Rabu (30/11).

"Dari 15 orang setelah kami interogasi kami tes urine nya, ada delapan yang positif menggunakan sabu," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Besar Kompol Rafles Langgak Putra, Kamis (1/12).

Baca juga: Anggota Polisi Dibunuh di Kampung Narkoba, Alami Luka Tembak & Sayatan di Tubuh, 8 Pelaku Ditangkap

Dalam barak itu, polisi menemukan 2,2 kilogram ganja kering dan 0,5 gram sabu beserta alat pakainya.

Polisi juga menemukan 57 unit mesin judi jackpot dan satu mesin judi tembak ikan.

Operator alat juga turut ditangkap dalam penggerebekan ini.

Saat hendak menggerebek lokasi peredaran narkoba dan pusat perjudian ini, Rafles mengatakan polisi tidak menggunakan kendaraan untuk tiba ke lokasi.

"Penggerebekan dilakukan dengan berjalan kaki, karena sudah berkali-kali melakukan penggerebekan dan bocor terus akhirnya," sebutnya.

Baca juga: Pria Tukang Kredit Digerebek Tiduri Istri Orang Tanpa Busana, Baru Enak-enakan Sebentar

Baca juga: Daniel Satria Tega Siram Istrinya dengan Air Keras, Tak Ingin Cerai Karena Masih Sayang

Setiba di lokasi, polisi pun sempat diadang seseorang yang membawa senjata.

"Sementara belum bisa kami buktikan (oknum aparat).

Senjata mainan bukan senjata yang bisa melukai," kata Rafles.

Setelah penggerebekan usai, polisi menghancurkan barak-barak tersebut.

Rafles menyatakan, bakal kembali jika peredaran narkoba dan perjudian kembali berlangsung di lokasi tersebut.

"Kita juga akan galang dari pemerintah setempat untuk melakukan pelarangan apabila ada pembangunan seperti itu lagi.

Namun kalau mereka tidak mampu kami akan turun kembali," pungkas Rafles.

(kompas.com)

Baca juga: Kapolda Pimpin Penggerebekan Lokasi Judi Online Terbesar di Sumut, Kompleks Elite Medan

Baca juga: Residivis Narkoba Kembali Terjerat Kasus, Kali Ini Bacok Seorang Pria Surabaya yang Menggertaknya

Baca juga: Drama Penangkapan Apin BK, Kabur Saat Digerebek Poldasu, Akhirnya Dicokok di Malaysia

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved