Tahukah Anda

Virus Dihidupkan Lagi Setelah Puluhan Ribu Tahun Membeku

Ada campuran mikroba membeku yang terdiri atas virus, bakteri, dan spora jamur bersembunyi di bawah tanah Arktik yang sangat dingin ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTERSTOCK
Medusavirus, virus raksasa yang dapat mengungkap evolusi misterius sel manusia. 

PROHABA.CO - Tim ilmuwan mempelajari total tujuh virus purba dalam studi terbarunya.

Sebelumnya, tim ilmuwan ini telah berhasil menghidupkan kembali dua virus purba lainnya, yang berusia 30 ribu tahun.

Ada campuran mikroba membeku yang terdiri atas virus, bakteri, dan spora jamur bersembunyi di bawah tanah Arktik yang sangat dingin.

Beberapa mikroba ini belum pernah berinteraksi dengan dunia luar.

Namun, saat perubahan iklim yang menghangatkan planet ini, kuman-kuman yang terjebak dalam permafrost itu dapat mencair.

Pertanyaannya, bisakah mikroba yang mencair dan kembali 'hidup' ini menginfeksi sesuatu?

Lalu, seberapa besar potensi ancaman yang ditimbulkan virus itu terhadap kesehatan manusia serta lingkungan?

Pertanyaan-pertanyaan itu yang kemudian diselidiki oleh tim internasional dalam studi baru mereka yang tersedia di database pracetak bioRxiv.

Baca juga: Para Ilmuwan Hidupkan Kembali Virus Berusia 48.500 Tahun

Untuk mengetahuinya, seperti dikutip dari Live Science, Jumat (9/12/2022) peneliti mengisolasi 13 virus yang baru dideskripsikan dari tujuh sampel permafrost dan dua sampel air yang diambil dari Sungai Siberia.

Sementara yang lain ditemukan di usus beku serigala Siberia kuno.

Di laboratorium yang tertutup, ilmuwan dengan hati-hati mencairkan mikroba dan mengurutkan genomnya.

Kemudian, para peneliti menginfeksi sel amoeba dengan virus yang baru terbangun itu.

Hasilnya, meskipun berusia hingga 48.000 tahun, beberapa virus mampu bereplikasi di dalam amuba, menyebabkan pecah dan melepaskan partikel virus baru.

"Yang kami hidupkan kembali (virus) tak berbahaya sama sekali.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved