Sabtu, 2 Mei 2026

Luar Negeri

Mengapa Presiden Meksiko Tidak Pernah Keluar Negeri?, Ini Alasannya

Menjabat sejak 1 Desember 2018, Andres Manuel Lopez Obrador yang juga biasa disebut AMLO sesuai inisialnya, berbeda dengan para pendahulunya yang ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
REUTERS PHOTO/Henry Romero
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador hadir dalam konferensi pers di Istana Nasional Mexico City, pada 18 Februari 2020. 

Namun, ia gagal menjual pesawat tersebut sesuai yang dijanjikan sejak kampanye, karena kesulitan mencari pembelinya.

AMLO menjual Boeing 787 Dreamline itu seharga 130 juta dollar AS (Rp 2 triliun).

Dikutip dari Reuters, Lopez Obrador kemudian pada Jumat (11/11/2022) mengusulkan untuk menyerahkan pesawat kepresidenan tersebut kepada maskapai penerbangan yang dikelola militer, dan mengizinkan jika hendak disewa oleh para pegawai di sana.

“Pesawat akan diserahkan ke Mexicana de Aviacion untuk perjalanan khusus,” katanya dalam konferensi pers di Semenanjung Yucatan.

Burung besi tersebut boleh disewa oleh para pekerja maskapai baru itu untuk keliling Meksiko bahkan ke benua lain.

“Akan disewakan dengan cara khusus bagi masyarakat yang ingin membawa keluarga atau pekerjanya jalan-jalan sebagai hadiah atas kinerjanya,” tambah AMLO.

Baca juga: Presiden Jokowi dan Keluarga Berangkat ke Yogyakarta, Usai Melakukan Siraman Kaesang Pangarep

Lopez Obrador juga berencana membuat maskapai baru di bawah naungan bisnis dikelola militer yakni Olmeca-Maya- Mexica, yang akan menjalankan beberapa bandara dan proyek Kereta Maya bernilai miliaran dollar AS

. Proyek ini sedang dibangun di Yucatan.

Ia mengatakan kepada wartawan, maskapai baru tersebut akan diberi nama Mexicana de Aviacion.

Mexicana yang merupakan maskapai penerbangan andalan Meksiko sebelumnya, bangkrut pada 2010.

Mexicana adalah salah satu maskapai penerbangan tertua di dunia dan sudah beroperasi selama hampir satu abad.

Namun, kritikus pemerintah menuduh pemerintahan Lopez Obrador memiliterisasi masyarakat dengan memasukkan banyak infrastruktur Meksiko termasuk garda nasional yang dipimpin sipil di bawah kendali Angkatan Darat.

Sementara itu, otoritas Meksiko sedang berupaya memulihkan peringkat penerbangan Kategori 1 dari Badan Penerbangan Federal AS (FAA), setelah kehilangan label itu pada 2021 sehingga maskapai lokal tidak bisa menambahkan penerbangan baru ke Amerika Serikat.

(kompas. com)

Baca juga: Teodoro Obiang, Presiden Terlama di Dunia Kembali Menang Pilpres

Baca juga: Nenek Moyang Udang Berukuran 2 Meter

Baca juga: Alasan Tanya Bau Bangkai, Seorang Kakek Lecehkan Gadis

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved