Jumat, 24 April 2026

Kriminal

Siswi SMA Dijambret dan Diseret Puluhan Meter

Pelaku yang mengendarai sepeda motor merampas handphone milik korban, namun korban tidak mau melepaskan handphone tersebut, hingga akhirnya ia pun ...

Editor: Muliadi Gani
TRIBUN MEDAN/HO
Siswi SMA terseret saat dijambret di Jalan Manggaan I Lingkungan VI Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli Kota Medan. 

PROHABA.CO, MEDAN - Seorang siswi SMA dijambret hingga terseret- seret sepeda motor hingga puluhan meter, di Jalan Mangaan I Lingkungan VI Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli Kota Medan, Selasa (7/2/2023).

Videonya pun viral di sosial media.

Diketahui peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin (6/2/2023) sekitar pukul 15.30 WIB.

Amatan Tribun Medan dalam video CCTV, di jalanan yang semula cukup sepi secara tiba-tiba dihebohkan oleh pengendara sepeda motor yang menjambret seorang siswi SMA yang sedang berjalan kaki.

Siswi SMA yang menjadi korban jambret tersebut, bernama Nilam Permata warga Jalan Prima Pasar VII Desa Tembung Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang.

Pelaku yang mengendarai sepeda motor merampas handphone milik korban, namun korban tidak mau melepaskan handphone tersebut, hingga akhirnya ia pun terseret puluhan meter.

Baca juga: Residivis Kambuhan Kembali Berulah & Ditangkap Polisi, Kali Ini Jambret Tas Wanita di Kota Kendari

Melihat hal tersebut, warga pun beramai-ramai mengejar pelaku, hingga akhirnya tertangkap lalu diamuk massa.

Diketahui pelaku bernama Muhammad Fatih Makarim pun menjadi bulan-bulanan luapan emosi warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Hingga akhirnya personel kepolisian pun datang untuk mengamankan pelaku dari amukan masyarakat.

Saat digiring ke dalam mobil pun, pelaku tampak hanya bisa tertunduk setelah dihajar massa.

Saat dikonfirmasi ke Kanit Reskrim, Iptu Agus mengatakan, saat ini pelaku yang sudah diamankan berjumlah dua orang.

Para pelaku tersebut melancarkan aksinya dengan modus kenalan melalui aplikasi.

"Iya benar, sudah dua orang kita amankan.

Pelaku pertama itu Muhammad Fatih berperan untuk menjemput korban, sedangkan pelaku lainnya bernama Dian Alfi berperan untuk mengechat korban," Kata Agus.

Baca juga: Jambret yang Menyasar Emak-emak Diringkus Polisi, Modusnya Memepet sambil Merampas Barang Berharga

Baca juga: Ayah di Simeulue, Tega Nodai Anak Kandung yang Masih Berumur 15 Tahun, Korban Diancam dan Menangis

"Jadi Pelaku Dian ini kita amankan dari rumahnya, setelah kita interogasi pelaku pertama," sambungnya.

Dia mengatakan, kronologi bermula korban berkenalan dengan pelaku melalui aplikasi pencari jodoh, dan janjian untuk bertemu.

"Mereka kenalan melalui aplikasi, sekitar pukul 14.30 WIB, lalu janjian untuk ketemu di Jalan Prima Desa Tembung.

Setelah itu pelaku membawa korban ke kawasan Kelurahan Mabar, dengan dalih menagih utang," katanya.

Agus menyebutkan, sesampainya di lokasi, pelaku bernama Muhammad Fatih meminta korban untuk berpura pura menjadi pacar pelaku, dan berusaha meminjam handphone korban, namun korban menolak.

"Jadi saat itu pelaku meminjam handphone korban, nah korban ini menolak, sehingga pelaku mencoba merampas handphone korban, hingga akhirnya terseret," bebernya.

"Tak hanya terseret, korban pun sempat ditendang saat berpegangan di sepeda motor pelaku," lanjutnya.

Agus mengatakan, saat ini kedua pelaku sedang diselidiki dan dilakukan pengembangan atas perbuatan yang dilakukannya.

" Masih diselidiki, karena mereka mengaku sudah beraksi sebanyak tiga kali dengan modus yang sama," pungkasnya.

(tribun-medan.com)

Baca juga: Dua Jambret Terekam CCTV bagi Uang Hasil Kejahatan

Baca juga: Pilu, Seorang Wanita Korban Jambret Alami Luka Serius di Bagian Wajah, Polisi Periksa CCTV

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Jambret Hp Milik Karyawan PT KAI di Medan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved