Berita Subulussalam
Seorang Warga Cepu Indah Diduga Tewas Gantung Diri
Seusai menjalani visum, jenazah korban dibawa ke rumah orang tuanya di Desa Siompin, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, untuk dikebumikan.
Penulis: Redaksi | Editor: Muliadi Gani
Korban ber nama Fakrulrazi (33) yang kampung asalnya Pidie Jaya.
“Korban dilaporkan hilang dari pantai Lamno oleh aparat keamanan sejak Kamis lalu.
Ia dilaporkan pergi memancing, kemudian tidak ada kabar hingga Sabtu lalu,” kata Aji saat dikonfirmasi Prohaba, Senin (3/4/2023).
Baca juga: Warga Bantayan Aceh Utara Temukan Mayat Tanpa Identitas
Baca juga: Penemuan Mayat Tanpa Busana Dalam Koper di Bogor, Diduga Korban Mutilasi
“Setelah diidentifi kasi pihak keluarga ternyata benar mayat itu adalah warga Aceh Jaya yang hilang sejak Kamis lalu,” lanjutnya.
Ia juga mengungkapkan kronologi penemuan korban.
Bahwa seorang warga dari Pulo Nasi sedang mencari telur penyu di kawasan tersebut.
Dari kejauhan ia lihat sesosok mayat terdampar di pinggir pantai.
Ia langsung mendeka dan ternyata mayat tersebut sesosok pria yang tidak ia kenal.
Kemudian, saksi langsung melaporkan temuan itu ke Polsek Pulo Aceh.
Mendapat informasi tersebut, pihak polsek langsung menghubungi tim SAR untuk melakukan evakuasi.
Jenazah korban pun dievakuasi dan dibawa ke RSU dr Zainoel Abidin di Banda Aceh.
“Korban ternyata nelayan yang hilang dari Pantai Lamno, Aceh Jaya.
Asalnya dari Pidie Jaya.
Pihak keluarga korban sudah membawa jenazah untuk dimakamkan,” pungkasnya. (lid/iw)
Baca juga: Seorang Ibu di Johan Pahlawan Aceh Barat Histeris Temukan Anaknya Meninggal Tergantung di Kamar
Baca juga: Mayat Bayi Terapung di Saluran Irigasi Gegerkan Warga Blang Tingkeum Bireuen
Baca juga: Seorang Dosen IAIN Langsa Meninggal saat Shalat Ashar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Suasana-rumah-Arifin-29-warga-Dusun-Cepu-Indah-yang-diduga-gantung-diri.jpg)