Minggu, 3 Mei 2026

Luar Negeri

Polisi Israel Serang Jamaah di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Kepolisian Israel menyerang puluhan jemaah di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem yang sedang beribadah pada Rabu (5/4/2023) sebelum subuh.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Photo by Ahmad GHARABLI / AFP
Pasukan keamanan Israel memindahkan jemaah Muslim Palestina yang duduk di halaman kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem, pada 5 April 2023 dini hari selama bulan suci Ramadhan. - Polisi Israel mengatakan mereka telah masuk untuk mengusir "agitator", sebuah langkah yang dikecam sebagai "kejahatan yang belum pernah terjadi sebelumnya" oleh gerakan Islam Palestina Hamas. Situs suci Muslim dibangun di atas apa yang oleh orang Yahudi disebut Temple Mount, situs tersuci Yudaisme. (Photo by Ahmad GHARABLI / AFP) 

PROHABA.CO, YERUSALEM – Kepolisian Israel menyerang puluhan jemaah di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem yang sedang beribadah pada Rabu (5/4/2023) sebelum subuh.

Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan bahwa beberapa jemaah mengalami cedera.

Namun badan tersebut tidak merinci jumlahnya.

Bulan Sabit Merah Palestina menambahkan, kepolisian Israel mencoba menghalanghalangi petugas medis masuk masjid, sebagaimana dilansir Reuters.

“Saya sedang duduk di kursi membaca (Al-Qur'an),” kata seorang wanita tua kepada Reuters yang duduk di luar Masjid Al-Aqsa.

“Mereka melemparkan granat kejut, salah satunya mengenai dada saya,” imbuhnya sambil mulai menangis.

Secara terpisah, kepolisian Israel mengatakan bahwa penyerbuan ke Masjid Al-Aqsa merupakan respons atas adanya kerusuhan.

Baca juga: KEJI, Polisi Israel Serang Jamaah di Masjid Al-Aqsa

Kepolisian Israel berdalih, personel mereka terpaksa masuk ke dalam kompleks setelah adanya agitator mengunci diri di dalam masjid sambil membawa kembang api, tongkat, dan batu.

“Ketika polisi masuk, mereka dilempari batu dan kembang api ditembakkan dari dalam masjid oleh sekelompok besar agitator,” alasan dari pernyataan kepolisian Israel.

Kepolisian Israel menambahkan bahwa seorang petugas polisi terluka di kaki.

Kekerasan di Tepi Barat yang diduduki Israel dan Yerusalem telah melonjak selama setahun terakhir.

Ada kekhawatiran bahwa ketegangan dapat meningkat pada bulan ini, ketika bulan suci Ramadhan bertepatan dengan Paskah Yahudi dan Paskah Kristen.

Baca juga: Krisdayanti Blusukan ke Pasar Pakai Tas dan Ikat Pinggang Mewah

Baca juga: Pakistan Mengutuk Keras Serbuan Pasukan Israel di Masjid Al Aqsa

Gesekan di Kompleks Masjid Al-Aqsa, yang dikenal orang Yahudi sebagai Temple Mount, telah memicu kekerasan dalam beberapa tahun terakhir.

Sejumlah kelompok Palestina mengutuk serangan Israel terhadap jamaah di masjid yang mereka gambarkan sebagai kejahatan.

“Kami memperingatkan pendudukan agar tidak melintasi garis merah di tempat-tempat suci, yang akan menyebabkan ledakan besar,” kata Juru Bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh.

Video yang beredar di media sosial, yang belum diverifi kasi oleh Reuters, menunjukkan kembang api meledak dan polisi memukuli orang-orang di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa.

(kompas.com)

Baca juga: Pemuda Palestina Nikahi Gadis Aceh di Amerika

Baca juga: Pria di Jember Jual Rumah yang Dikontraknya Seharga Rp 170 Juta

Baca juga: Jarang Terjadi, Saudi Eksekusi Mati Tahanan Saat Ramadhan

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved