Berita Aceh Barat
Kawanan Gajah ‘Teror’ Gampong Canggai, Suasana Mencekam
Bahkan dalam perkembangan terakhir, kawanan gajah tersebut sudah berada di dekat rumah penduduk dan terus aktif menggasak tanaman kelapa sawit milik
Penulis: Redaksi | Editor: Muliadi Gani
PROHABA.CO, MEULABOH – Konflik gajah liar dengan warga di kawasan Desa Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, masih terus berlangsung.
Bahkan dalam perkembangan terakhir, kawanan gajah tersebut sudah berada di dekat rumah penduduk dan terus aktif menggasak tanaman kelapa sawit milik warga setiap harinya.
Akibat kondisi tersebut, pada Selasa (25/4/2023) malam warga di Dusun Tgk Abdul Qadir, Desa Canggai merasa tercekam.
Penduduk tak berani ke luar rumah pada malam hari dan sebagian penduduk harus mengungsi ke tempat yang ramai penduduknya.
Pada Selasa sore, seekor gajah liar muncul di pinggir sawah dekat rumah warga.
Lokasi itu berdekatan dengan kawasan perkebunan kelapa sawit.
Warga setempat menyaksikan langsung gerak-gerik satwa liar tersebut dari perumahan penduduk.
Kondisi itu membuat masyarakat resah dan merasa terteror oleh kehadiran gajah-gajah liar tersebut.
Baca juga: Kawanan Gajah Liar Resahkan Petani Kebun di Pante Ceureumen
Baca juga: Kecelakaan Maut di Aceh Barat Renggut Satu Nyawa
Baca juga: Petani Tangse Diamuk Gajah, Kepala Terpisah dari Tubuh
“Tadi sore kami saksikan langsung seekor gajah muncul di pinggir sawah, berjarak 200 meter dari perumahan warga di Dusun Tgk Abdul Kadir.
Sejak saat itu, warga tak ada lagi yang berani ke luar rumah pada malam hari,”, ungkap Keuchik Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen, Teuku Sulaiman kepada Prohaba, Selasa (25/4/2023) malam.
Meurutnya, sebagian penduduk yang berdomisili dekat perkebunan kelapa sawit kawasan pegunungan terpaksa meninggalkan rumah pada malam hari karena takut diamuk satwa berukuran jumbo tersebut.
“Selama ini hampir 70 persen kelapa sawit rusak akibat diobrak-abrik oleh kawanan gajah liar di Desa Canggai,” ungkap T Sulaiman.
Pihaknya merasa bingung atas kondisi tersebut karena belum ada solusi untuk penanganannya, meski pihaknya telah melaporkan gangguan ini ke pihak terkait, seperti BKSDA atau perwakilannya dengan harapan bisa segera ditangani.
Namun, hingga kini konflik kawanan gajah liar dengan warga setempat belum juga teratasi.
“Sumber mata pencaharian masyarakat, yakni kebun kelapa sawit terus hancur akibat dirusak gajah sehingga masalah ini menjadi sumber keresahan bagi masyarakat kami,” jelasnya. (sb)
Baca juga: Puluhan Gajah Mengamuk di Perkebunan Warga Seumanah Jaya, Aceh Timur
Baca juga: Polisi Tangkap Tiga Kawanan Bandit Jalanan, Sudah Beraksi Belasan kali
Baca juga: Warga akan Geruduk Gedung DPRK Tuntut Penanganan Gajah Liar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ILUSTRASI-Kawanan-gajah-liar-berkeliaran-di-kebun-warga-di-Pidie.jpg)