Luar Negeri

Mayoritas Penduduk Cina Dukung Perang Rebut Taiwan

Hal ini menurut sebuah survei baru yang menawarkan hal yang berbeda dalam opini publik saat Cina mengambil sikap yang semakin tegas terhadap pulau itu

Editor: Muliadi Gani
Dok. UNSPLASH/James Hunt
Ilustrasi Kota Taipei di Taiwan. 

PROHABA.CO, BEIJING - Lebih dari setengah penduduk Cina daratan mendukung perang skala penuh untuk menguasai Taiwan.

Hal ini menurut sebuah survei baru yang menawarkan hal yang berbeda dalam opini publik saat Cina mengambil sikap yang semakin tegas terhadap pulau itu.

Survei terhadap 1.824 orang menemukan sikap publik yang beragam, dengan 55 persen mendukung Cina meluncurkan perang unifi kasi untuk merebut kembali Taiwan sepenuhnya.

Dilansir dari South China Morning Post, sepertiga responden menentangnya dan sisanya mengaku tidak yakin.

Studi oleh akademisi Adam Y Liu, dari National University of Singapore, dan Xiaojun Li, dari NYU Shanghai, diterbitkan dalam Journal of Contemporary Cina pada hari Senin (22/5/2023).

Baca juga: Kapal Cina Berawak 17 WNI Terbalik Samudra Hindia

Baca juga: Malas Buka Hp, Pria Taiwan Ini Buat Tato Barcode di Tangan untuk Memudahkan Pembayaran

Baca juga: Sepmor Versus Tronton, Warga Aceh Tamiang Tewas di Langsa

Meskipun para pemimpin otoriter tidak berkuasa melalui pemilu yang kompetitif, mereka masih memiliki insentif untuk memastikan kebijakan mereka selaras dengan opini publik yang berlaku untuk menghindari reaksi internal, tulis para penulis.

“Hal ini terutama berlaku untuk Cina, di mana nasionalisme berfungsi sebagai pilar utama legitimasi rezim, terutama dalam masalah kedaulatan dan keutuhan wilayah,” tambah mereka.

Namun, para analis mengatakan pihak berwenang dapat menggunakan sarana canggih untuk membentuk opini publik, yang berpotensi menenangkan suara yang lebih ekstrem.

(Kompas.com)

Baca juga: Puluhan Perempuan Australia Dikirimi Kondom Bekas Lewat Surat Tak Senonoh

Baca juga: Khawatir Invasi Cina, Taiwan akan Evakuasi Koleksi Museum

Baca juga: Cheng Lei, 1.000 Hari Dipenjara Cina Tanpa Alasan Jelas dan Belum Divonis

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved