Selasa, 9 Juni 2026

Luar Negeri

Kapal Cina Berawak 17 WNI Terbalik Samudra Hindia

Kapal penangkap ikan milik Cina ditemukan terbalik di Samudra Hindia. Dari 39 awak kapal yang belum ditemukan, ada 17 WNI di dalamnya. Kapal Lu Peng

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Komisi Perikanan Pasifik Utara via ABC Australia
Kapal ikan China, Lu Peng Yuan Yu 028 terbalik di wilayah pencarian dan penyelamatan Australia. 

PROHABA.CO, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri RI memberikan penjelasan terkait kapal ikan China atau RRT yang membawa 17 awak kapal WNI yang terbalik di Samudra Hindia.

Saat ini pencarian sedang berlangsung.

Kapal penangkap ikan milik Cina ditemukan terbalik di Samudra Hindia.

Dari 39 awak kapal yang belum ditemukan, ada 17 WNI di dalamnya.

Kapal Lu Peng Yuan Yu 028 (BZSD6) dilaporkan mengangkut 39 awak kapal.

Operasi pencarian dan penyelamatan multinasional terus dilakukan untuk menemukan korban.

“Ada 17 warga negara Indonesia, 17 warga negara China, dan lima warga Filipina,” tulis keterangan yang diperoleh dari Humas Basarnas Yusuf Latif, Rabu (17/5/2023).

Baca juga: WNI Ditangkap di Berkeley AS karena Kasus Pelecehan Seksual 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah mengatakan Dubes Indonesia di Beijing telah melaporkan informasi awal kejadian itu kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Seperti dikutip dari BBC, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, mengatakan Kemlu RI telah berkoordinasi dengan Basarnas.

“Melalui penjejakan pancaran sinyal EPIRB (emergency positional indicator radio beacon), diketahui lokasi EPIRB LU PENG YUAN YU 028 berada di Samudera Hindia.

Mengingat lokasi tersebut berada dalam koordinasi SAR Australia, Basarnas telah berkomunikasi dengan AMSA (Badan Keamanan Maritim Australia),” papar Judha.

AMSA Australia disebut telah melakukan operasi SAR di sekitar lokasi dengan mengerahkan pesawat dan kapal, termasuk meminta dukungan dari kapal niaga yang sedang berlayar di sekitar lokasi.

Baca juga: Boat Terbalik di Lhokseumawe, 12 Warga Tenggelam, Satu Meninggal Dunia

Baca juga: Petani di Pidie Dibacok, Tersangka Lari ke Hutan

“Berdasarkan informasi AMSA, kapal telah ditemukan dalam keadaan terbalik.

Operasi SAR masih terus dilakukan untuk mencari para awak kapal,” tambahnya.

AFP, yang mengutip pernyataan dari CCTV, menyebut Presiden China Xi Jinping telah memerintahkan pencarian.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved