Kamis, 28 Mei 2026

Kriminal

Tabungan Siswa Rp 800 Juta Dibawa Kabur Eks Kepsek

Seperti diketahui, di kedua sekolah itu, uang tabungan siswa berjumlah Rp 800 juta telah dibawa kabur mantan Kepala Sekolah berinisial IS.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
Ratusan ibu-ibu orangtua siswa SD di Tasikmalaya berunjukrasa menagih uang tabungan siswa Rp 800 juta ke esk Kepala Sekolahnya di Kantor Desa Pakemitan, Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (22/7/2023). 

Ratusan ibu-ibu orangtua siswa SD di Tasikmalaya berunjukrasa menagih uang tabungan siswa Rp 800 juta ke esk Kepala Sekolahnya di Kantor Desa Pakemitan, Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (22/7/2023).

“Kami hanya uang tabungan siswa hak murid dikembalikan.

Kita tak tahu menahu uang itu dipakai apa sebelumnya oleh mantan kepala sekolah, kita tidak ada urusannya,” tambah dia.

Sementara itu, Plt Kepala Sekolah SD Pakemitan 3 yang baru Wawan mengaku, proses belajar mengajar para siswa di sekolahnya berjalan normal dan tak terganggu dengan polemik uang tabungan yang terjadi.

Pihaknya pun terus berkomunikasi dengan para orang tua murid dan memberikan suport selama ini.

Soalnya, jika menyangkut terhadap proses penyelesaian uang tabungan, pihaknya tak bisa membantu secara langsung.

“Kita komunikasi terus, betul saat awal-awal protes dan menanyakannya ke sekolah.

Setelah dijelaskan langsung dan tahu kronoligisnya terjadilan seperti ini.

Baca juga: Gelapkan Tabungan Paud dan Umrah, Pasutri Jadi Tersangka

Kita terus beri dukungan ke orangtua murid secara moril.

Kalau bukti administrasi sekolah dari bendahara komplit,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, tabungan ratusan siswa sebesar Rp 800 juta di dua Sekolah Dasar (SD) Pakemitan 1 dan 3 Ciawi Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dibawa kabur mantan Plt kepala sekolah tersebut.

Ratusan ibu-ibu selaku orangtua siswa pun berunjukrasa menagih uang anak-anaknya dikembalikan dan mengadu ke kantor Desa Pakemitan, Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (22/7/2023).

Sambil membawa tulisan protes, para ibu-ibu tersebut menuntut mantan kepala sekolah anaknya tersebut untuk segera mengembalikan uang hasil menabung anak-anaknya di sekolah.

Kasus ini pun hampir sama dengan kejadian di Pangandaran, Jawa Barat, belum lama ini.

Perbedaannya kalau di Pangandaran tabungan siswa dipinjam sejumlah guru dan uang itu disimpan di koperasi.

Sedangkan di Tasikmalaya, tabungan itu dibawa eks kepsek yang sudah pensiun berinisial IS.

(kompas.com)

Baca juga: Buka Undangan Pernikahan via WA, Wanita Malang Hilang Tabungan Rp 1,4 Miliar

Baca juga: Meski Belum Menikah, Dewi Perssik Pegang Gaji Rully Sebut Untuk Tabungan Masa Depan

Baca juga: Kisah Pengemis Meninggal Bersama Tumpukan Uang Rp 46 Juta, Ada Buku Tabungan Berisi Rp15 M

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved