Banjir Libya
Korban Meninggal Banjir Libya Terus Bertambah, Kini Mencapai 11.300 Orang
Bulan Sabit Merah Libya mengatakan 11.300 orang tewas dan 10.100 lainnya dilaporkan hilang.
Penulis: Luthfi Alfizra | Editor: Jamaluddin
Melansir dari voanews.com, hingga Kamis (14/9/2023), Bulan Sabit Merah Libya mengatakan 11.300 orang tewas dan 10.100 lainnya dilaporkan hilang akibat banjir tersebut.
PROHABA.CO, DERNA - Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir di Libya terus bertambah dan kini sudah mencapai 11.300 orang.
Sekretaris Jenderal Kelompok Bantuan, Marie el-Drese, kepada The Associated Press (AP) melalui telepon, menyebutkan, 10.100 orang lainnya dilaporkan hilang di Kota Mediterania tersebut.
Otoritas kesehatan setempat sebelumnya menyebutkan bahwa jumlah korban tewas di Derna sebanyak 5.500 orang.
Bencana tersebut juga menewaskan sekitar 170 orang pada tempat lain di negara tersebut.
Banjir menyapu seluruh daerah di Derna pada Minggu (10/9/2023) malam dan mengakibatkan kesusahan di negara kaya minyak tersebut.
Badai Mediterania yang luar biasa kuatnya menyebabkan banjir mematikan di sejumlah wilayah Libya timur, namun yang paling parah terkena dampaknya adalah Derna.
Saat badai menghantam pantai pada Minggu (10/9/2023) malam, warga mengatakan bahwa mereka mendengar ledakan keras ketika dua bendungan di luar kota runtuh.
Air akibat banjir mengalir ke Wadi Derna, sebuah lembah yang membelah kota.
Banjir tersebut menghancurkan bangunan-bangunan dan menghanyutkan orang-orang ke laut.
Seorang pejabat PBB pada Kamis (14/9/2023) mengatakan bahwa sebagian besar korban sebenarnya bisa dihindari.
“Jika layanan meteorologi beroperasi normal, mereka bisa saja mengeluarkan peringatan,” kata Ketua Organisasi Meteorologi Dunia, Petteri Taalas, kepada wartawan di Jenewa.
"Otoritas manajemen darurat akan mampu melakukan evakuasi," tambahnya.
WMO (World Meteorological Organization) awal pekan ini mengatakan, Pusat Meteorologi Nasional mengeluarkan peringatan 72 jam sebelum banjir, memberitahukan semua otoritas pemerintah melalui email dan media.
Para pejabat di Libya timur memperingatkan masyarakat tentang badai yang akan datang pada Sabtu (16/9/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Banjir-Libya-2.jpg)