Senin, 20 April 2026

Aksi Kriminal

Tarsono,Tuna Netra Penjual Bensin Eceran Ditipu Berkali-kali dan Uang Istrinya Dirampok

Tarsono Sebelum menjual bensin eceran menjadi pengemis, dicopet dan istrinya diculik.

Penulis: Dedek Sumarnim | Editor: Jamaluddin
KOMPAS.COM/Muchamad Dafi
Tarsono, tuna netra yang berjualan bensin eceran di Jalan Siliwangi, Semarang, dan tidak dibayar oleh orang tak bertanggung jawab. 

"Biasanya ambil bensin terus katanya uang ketinggalan.

Tapi akhirnya tak bayar," paparnya. 

Baca juga: Kisah Pilu Remaja Putri di Depok, Kabur dari Rumah Dirudapaksa Bergilir Oleh Pacar dan Rekannya

Tapi, Tarsono mengaku sudah mengikhlaskan bensin yang diambil orang tak bertanggung jawab itu.

Dia mengganggap bensin tersebut merupakan tabungan sebagai amal. 

 "Ya sudah ikhlas, tak apa-apa," kata dia.

Selain menjual bensin eceran, Tarsono juga menjual jajanan ringan ketika malam hari.

Biasanya, Tarsono menjual jajanan eceran itu mulai pukul 19.00 WIB sampai pukul 23.30 WIB. 

 "Ya jualan makanan ringan buat tambah-tambah.

Kan bensin tak selalu untung," sambungya. 

Dicopet dan Istrinya diculik

Pada Tahun 2017 lalu, Tarsono akhirnya terbebas dari utang.

Dia dan istri pun memulai hidup baru dengan berjualan makanan ringan.

Sebelum berjualan bensin eceran di Jalan Siliwangi, Tarsono mengaku pernah menjadi pengemis.

Hal itu sangat terpaksa dia lakukan untuk membayar utang dan mencari modal agar bisa berbisnis secara kecil-kecilan.

“Dulu punya utang kurang lebih Rp 10 juta.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved