Candu Judi
Berikut Tanda-Tanda Kecanduan Judi yang Harus Dihindari
Orang yang mengalami kecanduan judi ini akan kesulitan menolak atau mengendalikan keinginannya untuk tidak berjudi.
Penulis: Sahasnataini | Editor: Jamaluddin
Kejanduan judi tersebut akan menimbulkan masalah maalah baru selain masalah gangguan mental kecanduan judi juga akan memperburuk masalah keuangan, hilangnya pekerjaan, kejahatan dan penipuan, serta rusaknya hubungan keluarga.
PROHABA.CO - Judi termasuk dalam permainan yang menimbulkan kecanduan.
Kecanduan judi juga tegolong sebagai bagian dari gangguan kesehatan mental atau bisa disebut perjudian kompulsif (compulsive gambling).
Kecanduan judi adalah ketidakmampuan menahan dorongan untuk berjudi seperti yang dilansir dari Kompas.com.
Orang yang mengalami kecanduan judi ini akan kesulitan menolak atau mengendalikan keinginannya untuk tidak berjudi.
Otak bereaksi terhadap dorongan berjudi dengan cara yang sama seperti bereaksi terhadap seseorang yang kecanduan alkohol atau obat-obatan.
Baca juga: Amanda Manopo Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Promosikan Situs Judi Online
Kejanduan judi tersebut akan menimbulkan masalah maalah baru selain masalah gangguan mental kecanduan judi juga akan memperburuk masalah keuangan, hilangnya pekerjaan, kejahatan dan penipuan, serta rusaknya hubungan keluarga.
Perjudian kompulsif paling sering dimulai pada masa remaja awal pada pria dan antara usia 20-40 tahun pada wanita.
Berikut sejumlah gejala yang menyebabkan kecanduan berjudi.
Apa saja tanda-tanda kecanduan judi?
Melansir dari Kompas.com gejala yang menyebakan kecanduan judi sebagai berikut:
Baca juga: Polisi Tangkap Penipu Modus Gandakan Uang di Langkat
- Keasyikan berjudi seperti terus-menerus merencanakan aktivitas perjudian dan cara mendapatkan lebih banyak uang perjudian
- Perlu berjudi dengan jumlah uang yang semakin banyak untuk mendapatkan sensasi yang sama
- Mencoba mengendalikan, mengurangi, atau menghentikan perjudian, namun tidak berhasil
- Merasa gelisah atau mudah tersinggung ketika Anda mencoba mengurangi perjudian
- Berjudi untuk menghindari masalah atau menghilangkan perasaan tidak berdaya, bersalah, cemas, atau depresi
- Mencoba mendapatkan kembali uang yang hilang dengan lebih banyak berjudi (mengejar kerugian)
- Berbohong kepada anggota keluarga atau orang lain untuk menyembunyikan sejauh mana perjudian Anda
- Mempertaruhkan atau kehilangan hubungan penting, pekerjaan, atau peluang sekolah atau pekerjaan karena perjudian
- Meminta orang lain untuk menyelamatkan Anda dari masalah keuangan karena uang Anda habis untuk berjudi
Banyak pula orang berhenti berjudi ketika kalah atau telah menghabiskan uang dalam batasan tertentu.
Baca juga: Diduga Keracunan Miras Oplosan Warga Kulon Progo Tewas dengan Mulut Berbusa
Tapi, bagi orang yang sudah kecanduan judi, memiliki dorongan untuk terus menerus mendapatkan uang mereka kembali.
Hal tersebut lah yang menyebabkan kerusakan kesehatan mental pecandu judi.
Lantaran orang-orang tersebut bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang judi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-Judi.jpg)