Senin, 27 April 2026

Kesehatan

Kopi Menjadi Penyebab Meningkatnya Kadar Kolesterol Tinggi, Begini Penjelasannya

Kopi bisa menjadi penyebab kolesterol tinggi jika dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, minum kopi juga mengakibatkan masalah medis lain.

Penulis: Sahasnataini | Editor: Muliadi Gani
//asset-2.tstatic.net/bali/foto/bank/images/ilustrasi-minum-kopi-1.jpg
Kopi Menjadi Penyebab Meningkatnya Kadar Kolestrol Tinggi, Begini Penjelasannya 

PROHABA.CO – Minum kopi saat beraktivitas memang mampu membuat mata segar dan melek, sehingga sering kali kopi menjadi alternatif minuman saat sedang lelah dengan aktivitas.

Kopi menjadi minuman favorit yang bisa dinikmati kapan saja, namun menogosumsi kopi terlalu sering menimbulkan efek negatif bagi tubuh dan juga kesehatan.

Terlalu sering mengosumsi kopi juga bisa meningkatakan kenaikat kadar kolestrol.

Berikut penjelasan kenapa kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol tinggi.

Baca juga: Agar Kesehatan Mata Terawat, Lakukan Hal-hal Berikut Ini

Alasan kopi menjadi penyebab kolestrol tinggi

Melansir dari kompas.com, berikut beberapa alasan mengapa kopi mengakibatkan kenikan kadar koletrol:

1. Kopi menghambat sintesis asam empedu

Produksi kolesterol harian terjadi di liver atau hati.

Setelah itu, kolesterol diekskresikan menjadi asam empedu yang sebagian dikeluarkan melalui feses.

Namun, eskresi atau sintesis kolesterol menjadi asam empedu dapat terhambat jika Anda terlalu banyak mengonsumsi kopi.

Hal ini karena minyak alami bernama cafestol dan kahweol yang terkandung dalam kopi bisa menghambat sintesis asam empedu

Alhasil, kondisi tersebut mengakibatkan kadar kolesterol naik.

2. Kafein pada kopi bisa memicu stres

Kafein pada kopi dalam jumlah yang cukup memang dapat meningkatkan fokus dan kewaspadaan, serta menurunkan risiko depresi.

Baca juga: Mandi Tanpa Gunakan Sabun Ternyata Bermanfaat Bagi Kesehatan Kulit, Simak Penjelasan Berikut Ini

Akan tetapi jika dikonsumsi berlebihan, kafein menyebabkan orang susah tidur dam stres yang mengakibatkan lonjakan hormon kortisol yang disertai dengan kenaikan kadar kolesterol.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved