Selasa, 14 April 2026

Kesehatan

Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Ini Perbedaannya

Hipotensi dan hipertensi adalah dua jenis kondisi fisik yang bekaitan dengan tekanan darah, tetapi keduanya memiliki arti dan implikasi yang berbeda.

Penulis: Safira Aznura Yunda | Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat memicu gagal jantung. 

Gaya hidup tidak sehat: diet tinggi garam, kurangnya aktifitas fisik, kelebihan berat badan, hingga merokok bisa menjadi penyebab Hipertensi.

PROHABA.CO - Hipotensi dan hipertensi adalah dua jenis kondisi fisik yang bekaitan dengan tekanan darah, tetapi keduanya memiliki arti dan implikasi yang berbeda.

Hipotensi

Hipotensi adalah kondisi dimana tekanan darah seseorang lebih rendah dibandingkan tekanan darah normal.

Hipotensi sering kali dianggap sebagai tekanan darah yang kurang dari 90/60 mmHg.

Penyebab

Dehidrasi : kurangnya cairan dalam tubuh dapat berpengaruh besar menyebabkan hipotensi.

Kehilangan darah: cedera, pendarahan, hingga donor (donasi) darah yang terlalu berlebihan.

Efek samping obat: beberapa obat dapat menyebabkan hipotensi sebagai efek samping.

Infeksi: infeksi berat dapat menyebabkan perubahan tekanan darah.

Gangguan jantung: beberapa masalah jantung juga dapat mempengaruhi tekanan darah.

Baca juga: Lima Kebiasaan Makan yang Lemahkan Sistem Imun Tubuh

Gejala

Pusing atau pingsan.

Pucat.

Kelelahan, higga lemas.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved