Minggu, 10 Mei 2026

Luar Negeri

Gempa Bumi Terbesar di Dunia 9,5 SR Pernah Terjadi di Chile

Gempa bumi berkekuatan 9,5 skala Richter (SR) pernah terjadi di dekat Valdivia, Chile Selatan, pada 22 Mei 1960.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
NOAA/Pierre St. Amand via Geology.com
Kerusakan akibat gempa Chile 1960 di Valdivia yang menunjukkan bangunan rusak parah.(NOAA/Pierre St. Amand via Geology.com) 

PROHABA.CO, SANTIAGO - Gempa bumi adalah salah satu bencana alam yang paling menakutkan di dunia.

Terlebih jika tercatat dalam magnitudo atau skala kekuatan gempa yang tinggi.

Seperti yang terjadi di beberapa negara di dunia.

Gempa bumi berkekuatan 9,5 skala Richter (SR) pernah terjadi di dekat Valdivia, Chile Selatan, pada 22 Mei 1960.

Gempa tersebut merupakan gempa bumi terbesar di dunia pada abad 20.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan peristiwa itu sebagai gempa bumi terbesar sepanjang abad 20.

Sebagaimana diberitakan geology.com, gempa itu juga disebut sebagai “Gempa Besar Chile” atau “Gempa Valdivia 1960”.

Gempa lain yang tercatat dalam sejarah mungkin bisa lebih besar.

Baca juga: Seperti Tsunami Aceh, Gempa Turkiye pun Diwarnai Teori Konspirasi

Namun, gempa Chile tahun 1960 itu merupakan gempa terbesar yang pernah terjadi, sejak perkiraan yang akurat dapat dilakukan pada awal tahun 1900-an.

Pemerintah Chile memperkirakan sekitar 2 juta orang kehilangan tempat tinggal dan ribuan bangunan rusak akibat gempa dahsyat tersebut.

Meski demikian, masyarakat beruntung karena gempa terjadi pada sore hari dan diawali dengan gempa awal yang kuat.

Karena ketakutan, banyak penduduk meninggalkan bangunan dan langsung berada di luar rumah saat gempa utama terjadi.

Banyak kematian akibat tsunami

Sedangkan untuk kerusakan dan kematian jusru banyak disebabkan oleh serangkaian tsunami akibat gempa bumi yang besar.

Gelombang tsunami menyapu wilayah pesisir setelah gempa terjadi dan merobohkan bangunan serta menenggelamkan banyak orang.

Diperkirakan jumlah korbannya antara 490 hingga 6.000 jiwa.

Baca juga: 30 Tahun Menghilang, Selamat dalam Bencana Tsunami Aceh, kini Muhadi Kembali ke Kampung Halaman

Baca juga: Gempa Dahsyat Guncang Cina, 116 Orang Tewas dan Puluhan Bangunan Hancur

Data ini karena ada banyak perkiraan jumlah korban.

Nomimal kerugian akibat gempa dan tsunami itu diperkirakan antara $400 juta (Rp6,4 triliun) sampai $800 juta (Rp 12,4 triliun), dolar pada tahun 1960.

Itu berarti, sekitar $3 miliar (Rp46,8 triliun) sampai $6 miliar (Rp 93,6 triliun) saat ini, disesuaikan dengan inflasi.

Kerusakan akibat tsunami Gempa Chile 1960 menjadi salah satu gempa besar yang menewaskan banyak orang di lokasi yang cukup jauh.

Ini karena menimbulkan tsunami besar hingga melintasi Samudera Pasifi k dengan kecepatan 200 mil per jam.

Lima belas jam setelah gempa Chile, gelombang tsunami dengan ketinggian 10 meter menyapu wilayah pesisir Hawaii, Amerika Serikat, dan menewaskan 61 orang.

Gempa berikutnya yang kekuatannya sedikit di bawah skala gempa Chile adalah gempa Aceh pada 26 Desember 2004.

Gempa tersebut awalnya tercatat berkekuatan 8,9 SR di seismograf yang ada di BMKG Mata Ie, Aceh Besar.

Namun, beberapa minggu kemudian skala kekuatan gempa itu dikoreksi oleh USGS berdasarkan yang tercatat di seismograf mereka, yakni 9,3 SR.

Gempa tersebut kemudian memicu tsunami yang melanda sembilan negara di Asia dan tiga negara di Afrika, yakni Kenya, Somalia, dan Tanzania.

(Kompas.com/dik)

 

Baca juga: Gempa Berkuatan M 6,3 Guncang Kupang, Warga Panik dan Berhamburan Keluar

Baca juga: Gempa Bumi di Afghanistan, 2.445 Orang Meninggal Dunia

Baca juga: Dahsyatnya Gempa Turki Hingga Kebun Zaitun Terbelah Dua Bagian

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa Bumi Terbesar di Dunia Berkekuatan M 9,5 Ada di Negara Ini", 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved