Universitaria
UBBG Mengadakan International Community Services Bersama Kampus Terkemuka Dunia
Puluhan mahasiswa dari program sarjana dan pascasarjana di Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh turut serta dalam sebuah inisiatif
Laporan Yarmen Dinamika I Banda Aceh
PROHABA.CO, BANDA ACEH - Puluhan mahasiswa dari program sarjana dan pascasarjana di Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh turut serta dalam sebuah inisiatif pengabdian masyarakat internasional yang sangat bergengsi.
Semangat kerja sama dan pembelajaran lintas batas menjadi indikator tak terpisahkan dari aktivitas di sebuah perguruan tinggi.
Kegiatan ini hasil kerja sama antara Ohio State University Amerika Serikat, Fatoni University Thailand, University Kebangsaan Malaysia, dan Naruto University of Education Jepang, Eotvos Lorand University Hongaria, dan UBBG Banda Aceh, Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 12-19 Desember 2023.
Fokusnya pada peningkatan kualitas pendidikan di sejumlah sekolah di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.
Kegitan International Community Services ini dipimpin oleh Regina Rahmi MPd dan Mulia Putra MPd, MSc, Ph.D.
Keduanya dengan penuh semangat dan dedikasi tinggi mendampingi para pakar dari kampus-kampus terkemuka di dunia, yaitu Prof Maria Hercz, PhD (Eotvos Lorand University, Hongaria), Assoc Prof Adrian Rodger PhD (Ohio State University, Amerika), Assoc Prof Dr Rita Novita MPd, Dr Akmaluddin MPd, Dr Siti Mayangsari MPd, Rika Kustina MPd, Yuli Amalia MPd, Safrina Junita MPd (Universitas Bina Bangsa Getsempena, Indonesia), Assoc Prof Dr Roslinda Rosli (University Kebangsaan Malaysia), Maroning Useng PhD (Fatoni University, Thailand), dan Satoshi Kusaka PhD (Naruto University of Education, Jepang).
Baca juga: UBBG Raih Penghargaan Anugerah Humas Diktiristek ‘23 Kategori Laman, Satu-Satunya PTS dari Aceh
Semua pakar pendididikan dan teknologi yang hadir dalam kegiatan ini berkomitmen penuh untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dalam mewujudkan pendidikan madani yang berkesinambungan.
Pengabdian Masyarakat Internasional ini dilaksanakan di SDN 28 Kota Banda Aceh, SMAN 8 Kota Banda Aceh, dan SMAN 1 Lhoknga, Aceh Besar. Kegiatan dimulai di SDN 28 Kota Banda Aceh.
Para peserta dari berbagai universitas internasional memberikan sesi pelatihan yang interaktif dan inovatif kepada guru dan siswa.
Materi yang disampaikan melibatkan berbagai aspek, termasuk peningkatan keterampilan mengajar, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, dan pengembangan kreativitas siswa.
Penting untuk dicatat bahwa pakar dari Ohio State University, yang merupakan ahli literasi di bidang pendidikan dasar, secara langsung terlibat dalam proses belajar-mengajar di SDN 28 Kota Banda Aceh.
Setelah pembelajaran berakhir, Assoc Prof Adrian Rodger memberikan masukan berharga kepada guru-guru berupa perspektif global untuk meningkatkan pendidikan di tingkat dasar.
Dalam kesempatan tersebut ia ikut menilai karya praktikum yang dikreasikan oleh siswa.
Di SMAN 8 Kota Banda Aceh, pakar STEM dalam Pendidikan dari University Kebangsaan Malaysia, Assoc Prof Dr Roslinda Rosli memberikan pelatihan kepada para guru.
Baca juga: Jumlah Guru Besar di USK Bertambah Lagi, Ini 6 Profesor Baru dan Hasil Penelitiannya Masing-Masing
Mereka membawa pengetahuan mendalam tentang ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM), membantu guruguru memahami cara mengintegrasikan pendekatan STEM ke dalam pembelajaran sehari-hari.
SMAN 1 Lhok Nga Aceh Besar menjadi tuan rumah bagi para pakar pendidikan matematika dari Universitas Bina Bangsa Getsempena (Assoc Prof Rita Novita MPd dan Mulia Putra Ph.D in Ed) dan Naruto University of Education (Satoshi Kusaka, PhD).
Kegiatan diawali dengan persembahan seni kreasi dan pameran hasil kerajinan dan kreasi siswa.
Mereka memberikan pelatihan kepada guru-guru di sekolah ini, fokus pada pengembangan strategi pengajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap matematika dan pembelajaran matematika yang inovatif.
Ketua Kegiatan, Regina Rahmi MPd mengungkapkan kegembiraannya terkait kerja sama ini.
Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan inspirasi dan wawasan baru bagi guru dan siswa di Aceh.
Kolaborasi lintas negara, lanjutnya, membawa kekuatan untuk menciptakan perubahan positif dalam dunia pendidikan.
“Kita sangat mengharapkan mahasiswa UBBG sendiri nantinya setelah lulus mampu berkiprah di masyarakat sesuai keahliannya," ujar Regina Rahmi.
Rektor Universitas Bina Bangsa Getsempena, Assoc Prof Dr Hj Lili Kasmini MSi, juga menyampaikan dukungannya.
Baca juga: Banjir Aceh Tamiang Meluas, Tiga Kecamatan Terendam
Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi landasan bagi inovasi dan pengembangan pendidikan di Aceh.
"Melalui kerja sama dengan universitas-universitas terkemuka dari lintas benua ini, kami berharap dapat membuka peluang lebih banyak untuk mahasiswa dan dosen di Aceh dalam mengakses sumber daya dan pengetahuan internasional," ujarnya.
Tidak hanya melibatkan para pakar internasional, kegiatan ini juga melibatkan puluhan mahasiswa S-1 dan S-2 dari berbagai program studi di UBBG.
Mereka tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung keberhasilan kegiatan ini, menunjukkan semangat belajar dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
Harapannya setelah lulus dapat mampu berkiprah dan memberikan kontribusi positif bagi bagi masyarakat sesuai dengan keahliannya masingmasing.
Kegiatan ini juga melibatkan kegiatan bakti sosial.
Peserta memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat setempat.
Hal ini menciptakan ikatan yang lebih kuat antara komunitas lokal dan para peserta yang hadir dari beberapa negara, membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya tentang pengajaran di dalam kelas, tetapi juga tentang membangun hubungan dan mendukung pertumbuhan bersama dalam setiap prosesnya.
Melalui inisiasi kolaboratif ini, kata Rektor UBBG, diharapkan semangat dan inspirasi akan terus berkembang di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi yang menjadi tempat kegiatan.
Harapan, menurutnya, akan terus ditanamkan dalam benak setiap mahasiswa, dosen, serta siswa dan guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang inovatif.
"Kolaborasi internasional ini membawa angin segar dalam dunia pendidikan Aceh," imbuh Lili Kasmini. (*)
Baca juga: USK Jelaskan Sejarah Perjalanan Islam di Aceh, UIN Perkenalkan Sejarah Rempah-Rempah
Baca juga: Kabag Humas Unmuha Peroleh Penghargaan Insan Humas Terbaik PTS Se-Indonesia
Baca juga: 98 Persen Peserta PPG Prajabatan Gelombang 2 Tahun 2022 UBBG Lulus, Sah Mendapat Sertifikat Pendidik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/PARA-peserta-Pengabdian-Masyarakat-Internasional-di-kampus-UBBG.jpg)